Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiInternasionalNasionalNewsRagam

Delegasi Indonesia Hadiri Konferensi ILO di Jenewa

653
×

Delegasi Indonesia Hadiri Konferensi ILO di Jenewa

Sebarkan artikel ini
Ajat Sudrajat, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI), hadir mewakili Indonesia pada pembukaan Konferensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Jenewa, Swiss, Senin (1/6/2026). Foto: Ist

KORANPUBLIKA.CO.ID|Jenewa, Swiss,– Delegasi Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di forum internasional. Ajat Sudrajat, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI), hadir mewakili Indonesia pada pembukaan Konferensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Jenewa, Swiss, Senin (1/6/2026).

Dalam pesannya dari Jenewa, Ajat menyampaikan salam hangat kepada para buruh di Tanah Air dan memastikan bahwa seluruh anggota delegasi Indonesia dalam kondisi baik serta siap mengikuti rangkaian sidang hingga konferensi berakhir. Ia menekankan bahwa kehadiran Indonesia di forum ini menjadi kesempatan strategis untuk mengangkat isu-isu penting yang menyangkut kehidupan pekerja, mulai dari regulasi ketenagakerjaan, sistem pengupahan, perlindungan hak, hingga peningkatan kesejahteraan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Ajat menuturkan bahwa delegasi Indonesia akan aktif berpartisipasi dalam sidang pleno maupun kelompok kerja yang membahas kebijakan global terkait ketenagakerjaan. Menurutnya, perjuangan ini membutuhkan kekompakan internal serta dukungan dari negara lain dan organisasi buruh internasional agar suara pekerja Indonesia semakin diperhitungkan.

“Kami berusaha menjalin komunikasi dengan berbagai delegasi, baik dari serikat buruh maupun perwakilan negara lain. Dukungan moral dari komunitas internasional sangat penting agar agenda yang kami dorong mendapat perhatian lebih luas,” jelasnya.

Konferensi ILO sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dari seluruh dunia. Forum ini menjadi wadah utama dalam merumuskan standar ketenagakerjaan internasional serta arah kebijakan perlindungan buruh di tingkat global.

example 325×300