Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Sambut Tahun Baru Hijriah KDM Sampaikan Ini Di Depan Puluhan Ribu Jamaah

612
×

Sambut Tahun Baru Hijriah KDM Sampaikan Ini Di Depan Puluhan Ribu Jamaah

Sebarkan artikel ini
Dalam sebuah acara refleksi rohani yang dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan puluhan ribu jemaah di Masjid Raya Al Jabbar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan khotbah kebudayaan sekaligus pertanggungjawaban publik mengenai arah pembangunan masa depan Jawa Barat.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Menyambut Tahun Baru Islam, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan komitmennya untuk menggeser paradigma tata kelola pemerintahan ke arah yang lebih adil, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat, Selasa(9/6/2026).

Dalam sebuah acara refleksi rohani yang dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan puluhan ribu jemaah di Masjid Raya Al Jabbar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan khotbah kebudayaan sekaligus pertanggungjawaban publik mengenai arah pembangunan masa depan Jawa Barat. Pemprov Jabar secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan layanan yang masih dirasakan, sekaligus memperkenalkan sejumlah resolusi kebijakan strategis untuk mengatasi ketimpangan sosial dan birokrasi.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Di hadapan puluhan ribu emak-emak dan jemaah yang memadati pelataran masjid, Gubernur menyoroti fenomena pergeseran nilai sosial keagamaan yang terjadi di era digital. Keberadaan infrastruktur megah seperti Masjid Raya Al Jabbar, ke depan tidak boleh sekadar menjadi latar belakang swafoto (selfie), melainkan wajib dikembalikan sebagai episentrum tafakur dan kebeningan jiwa.

“Saya memiliki pemikiran ke depan, Pemprov Jabar tidak akan lagi berkutat pada pembangunan masjid-masjid baru yang besar dan megah. Kami ingin memfokuskan anggaran untuk membangun dan merawat masjid-masjid kecil langsung di lingkungan pelosok masyarakat, tempat di mana anak-anak mengaji dan rakyat beribadah setiap waktu,” tegas KDM.

Ia mengingatkan agar syiar Islam berjalan beriringan dengan perubahan perilaku umat, seperti menjaga kebersihan fasilitas umum dengan tidak meninggalkan sampah, tertib dalam berkendara, serta menjauhi sifat temperamental di ruang publik maupun media sosial. Syiar ini juga mencakup apresiasi mendalam kepada para tokoh pendahulu, mulai dari Ahmad Heryawan hingga Ridwan Kamil, yang telah meletakkan batu fondasi pembangunan Masjid Raya Al Jabbar. Pajak kendaraan bermotor dari rakyat Jawa Barat inilah yang saat ini mengalir kembali untuk membiayai cicilan pembangunan fasilitas tersebut senilai Rp500 miliar per tahun.

Melalui momentum perayaan Tahun Baru Islam ini, jajaran Pemprov Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Sejalan dengan semangat tersebut, Itqan Peduli turut hadir sebagai mitra yang siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Masjid Raya Al Jabbar dalam memperkuat dakwah Islam, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta berbagai program pemberdayaan umat di Jawa Barat.

Sejalan dengan semangat tersebut, Itqan Peduli menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Masjid Raya Al Jabbar, dalam memajukan program dakwah, dan pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat.”

example 325×300