Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Diki Warga Sukawening Tewas Terserempet Kereta Api

636
×

Diki Warga Sukawening Tewas Terserempet Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Petugas mengevakuasi Korban Tertemper Kereta Api, Rabu(2/9/2026). (Foto:Krist)

KORANPUBLIKA.CO.ID|Garut,– Telah terjadi Kecelakaan maut di jalur kereta api. Seorang pejalan kaki tewas terserempet Kereta Api jurusan Purwakarta-Garut di wilayah Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Rabu(2/9/2026), sekitar pukul 10.55 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di KM 4+0 petak jalan Cibatu-Pasirjengkol, tepatnya di Kampung Ciokong Babakan Irta, RT 002/010, Desa Sukahaji, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Korban diketahui bernama Diki Bustaman (40), warga Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat kejadian korban sedang berjalan kaki searah dengan jalur kereta api. Posisi korban berada sangat berdekatan dengan lintasan rel. Pada saat bersamaan, melintas Kereta Api jurusan Purwakarta- Garut dengan nomor lokomotif CC2019209.

Masinis telah berusaha memberi peringatan dengan membunyikan klakson berkali-kali. Namun diduga korban tidak menyadari atau tidak mendengar peringatan tersebut.

Karena jarak yang terlalu dekat, bagian lokomotif kereta langsung menemper tubuh korban hingga terpental. Akibat benturan keras itu, Diki Bustaman tewas di lokasi.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Sukawening bersama pihak terkait langsung bergerak cepat menuju TKP dan Petugas melakukan pengecekan lokasi, evakuasi jenazah korban, serta koordinasi dengan Puskesmas Cibatu dan petugas Stasiun Kereta Api Cibatu.

Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak keluarga korban untuk melengkapi data peristiwa.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. menyampaikan duka cita dan langsung mengimbau warga agar lebih waspada.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan jalur kereta api. Kereta memiliki jarak pengereman yang cukup panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak,” ujarnya.

Kapolsek kembali menegaskan bahaya berada di sekitar rel kereta api. Karena Keselamatan adalah yang utama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berjalan, beraktivitas, atau berada di sekitar jalur kereta api karena dapat membahayakan keselamatan,” tegas AKP Budiman.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras. Jalur kereta bukan tempat untuk berjalan kaki. Sedetik lengah bisa berakibat fatal.

example 325×300