Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahGaya HidupNasionalNewsRagam

Sekitar 200 Penari Ramaikan Banjarsari Menari, Pasang Giri Jadi Ajang Pelestarian Budaya Jawa Barat

755
×

Sekitar 200 Penari Ramaikan Banjarsari Menari, Pasang Giri Jadi Ajang Pelestarian Budaya Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Meilani Cahyaningrum kelas 8 SMPN 1 Pangandaran dengan pialanya.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Ciamis,- Seni tari Pasang Giri kembali menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus melestarikan budaya Jawa Barat. Hal itu terlihat dalam kegiatan Banjarsari Menari yang digelar Sanggar Wira Pawitra bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah lomba Pasang Giri yang berlangsung di Desa Sukasari. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan peserta dari berbagai sanggar serta jenjang pendidikan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Kepala Desa Sukasari, Kusmana, mengatakan pihak pemerintah desa pada awalnya hanya menyediakan lokasi untuk pelaksanaan kegiatan. Namun, jumlah peserta yang hadir ternyata jauh lebih banyak dari perkiraan.

“Pihak desa hanya memfasilitasi lokasi. Di luar dugaan, peserta seni tari Pasang Giri sangat membludak,” kata Kusmana.

Menurut Kusmana, peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Secara keseluruhan, sekitar 200 penari ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Kehadiran para peserta dari berbagai daerah dan sanggar membuat suasana Banjarsari Menari berlangsung meriah. Masyarakat pun turut memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan penampilan para penari muda.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Pesertanya sekitar 200 orang dari berbagai sanggar dan usia. Masyarakat juga banyak yang menonton,” ujar Kusmana.

Salah satu peserta yang mengikuti perlombaan tersebut adalah Melani Cahyaningrum, siswi tingkat SMPN 1 Pangandaran asal Kabupaten Pangandaran. Melani yang merupakan binaan Sanggar Putra Rengganis Pangandaran tampil sebagai peserta nomor urut 20 pada kategori SMP. Ia mengaku senang bisa mengikuti festival tari tersebut meski harus menghadapi persaingan yang cukup ketat.

“Saya akan semaksimal mungkin tampil di panggung. Pesertanya banyak, otomatis saingannya juga luar biasa. Tapi saya tetap optimistis,” kata Melani.

Optimisme tersebut berbuah hasil. Pada penghujung acara Banjarsari Menari, Melani dinobatkan sebagai Peserta Favorit 1 kategori SMP. Atas pencapaian tersebut, Melani berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dari panitia penyelenggara.

Kegiatan Banjarsari Menari tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah bagi para penari muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali seni Pasang Giri kepada masyarakat sekaligus mendorong generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya Jawa Barat.

example 325×300