KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,– Menjelang pertandingan sengit El Clásico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran mengeluarkannya imbauan resmi guna menjaga kondusivitas daerah, Jumat(11/9/2026).
Melalui seruan bertajuk “Bobotoh Santun, Pangandaran Aman!”, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengimbau seluruh pendukung klub untuk tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan bersama.
Dalam imbauan resminya, Polres Pangandaran menegaskan, demi menjaga keamanan daerah wisata yakni dilarang melakukan sweeping. Masyarakat dan suporter dilarang keras melakukan razia, penghadangan kendaraan berpelat luar daerah, atau aksi main hakim sendiri. Segala bentuk pelanggaran hukum akan ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kapolres juga mengingatkan, bahwa Pangandaran merupakan destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan, maka para Bobotoh diajak untuk menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang santun, tertib, dan cinta damai.
” Bagi pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak melakuakan aksi ugal-ugalan di jalan raya demi kenyamanan warga dan para pengunjung,” imbaunya.
Ia juga melarang keras mengonsumsi minuman keras maupun narkoba, membawa senjata tajam, serta menyalakan petasan atau flare di lokasi nonton bareng (nobar) maupun ruang publik.
Masyarakat juga diimbau untuk menyaring informasi sebelum membagikannya, menghindari ujaran kebencian, dan tidak mudah terpancing provokasi.
Melalui jargon “Jaga Diri, Jaga Sesama, Jaga Pangandaran”, pihak kepolisian berharap laga panas ini dapat dinikmati sebagai hiburan olahraga tanpa merusak kedamaian dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pangandaran.















