Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Taufik Nurrohim: Pancasila Harus Jadi Fondasi Keadilan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

580
×

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Taufik Nurrohim: Pancasila Harus Jadi Fondasi Keadilan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Taufik Nurrohim, S.Psi.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Taufik Nurrohim, S.Psi., menegaskan bahwa momentum sejarah ini tidak boleh sebatas menjadi seremoni tahunan. Nilai-nilai luhur Pancasila dinilai harus hadir secara nyata dalam kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Taufik menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan ideologi dari ancaman fisik, melainkan bagaimana menerjemahkan sila-sila Pancasila terutama Sila Ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia ke dalam kebijakan anggaran dan pengawasan yang berpihak pada rakyat kecil.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

​”Hari Kesaktian Pancasila membuktikan bahwa ideologi bangsa kita tangguh dalam menghadapi berbagai ujian sejarah,” ujar Taufik saat diwawancarai di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis (1/10/2026).

“Namun di era sekarang, kesaktian Pancasila harus tecermin dari sejauh mana negara hadir memberikan kesejahteraan, keadilan ekonomi, serta pemerataan pembangunan bagi warga, khususnya di Jawa Barat.”
​Sebagai wakil rakyat di Komisi III yang membidangi sektor keuangan, retribusi, dan aset daerah, Taufik menyoroti pentingnya akuntabilitas serta efisiensi dalam pengelolaan APBD Jawa Barat. Menurutnya, alokasi anggaran daerah harus mencerminkan spirit gotong royong dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan.

​”Di Komisi III, kami terus mengawal agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kinerja BUMD mampu memberikan kontribusi optimal. Hasilnya harus kembali ke masyarakat dalam bentuk program yang memberdayakan UMKM, membuka lapangan kerja, serta menurunkan tingkat ketimpangan,” kata politisi Fraksi PKB dari daerah pemilihan Subang, Sumedang, dan Majalengka (Jabar 11) tersebut.
​Lebih lanjut, legislator berlatar belakang psikologi ini mengimbau generasi muda agar terus merawat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah arus digitalisasi yang masif.

“Pancasila adalah pemersatu dalam keberagaman. Fraksi PKB berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik yang religius, inklusif, dan berkeadilan demi terwujudnya Jawa Barat yang lahir batin sejahtera,” pungkasnya.

​Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 yang mengusung semangat persatuan dan ketahanan nasional ditutup dengan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

example 325×300