Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiKesehatanNasionalNewsRagam

Waspada Bahaya Gas Air Mata: PMN RS Mata Cicendo Siapkan Solusi dan Pertolongan Cepat

908
×

Waspada Bahaya Gas Air Mata: PMN RS Mata Cicendo Siapkan Solusi dan Pertolongan Cepat

Sebarkan artikel ini
Dalam menghadapi meningkatnya risiko paparan gas air mata di tengah situasi kericuhan publik, Pusat Mata Nasional (PMN) RS Mata Cicendo mengambil langkah proaktif dengan memberikan edukasi dan layanan pertolongan medis bagi masyarakat.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Dalam menghadapi meningkatnya risiko paparan gas air mata di tengah situasi kericuhan publik, Pusat Mata Nasional (PMN) RS Mata Cicendo mengambil langkah proaktif dengan memberikan edukasi dan layanan pertolongan medis bagi masyarakat. Melalui Humas PMN RS Mata Cicendo, Ria Darmasari, rumah sakit ini menegaskan komitmennya terhadap keselamatan mata dan kesehatan warga, Minggu(7/9/2025).

“Gas air mata dapat menyebabkan cedera mata serius, termasuk hifema, uveitis, glaucoma sekunder, katarak, neuropati optik traumatis, dan kehilangan penglihatan,” ujar Ria Darmasari dalam pernyataan resmi.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Gas air mata mengandung zat iritan seperti CS (chlorobenzylidene malononitrile) dan CN (chloroacetophenone) yang menyerang selaput lendir mata, hidung, dan paru-paru. Gejala umum meliputi:

– Mata merah, perih, dan penglihatan kabur

– Sensasi terbakar di kulit dan saluran napas

– Batuk, sesak napas, dan nyeri dada

– Risiko abrasi kornea dan gangguan penglihatan permanen

PMN RS Mata Cicendo menyarankan langkah-langkah berikut bagi masyarakat yang terpapar:

  1. Segera menjauh dari sumber paparan dan cari area dengan sirkulasi udara baik.
  2. Bilas mata dengan air bersih atau larutan saline, hindari mengucek mata.
  3. Lepas lensa kontak jika digunakan, karena dapat menyerap zat kimia.
  4. Cuci kulit dan rambut dengan sabun untuk menghilangkan partikel kimia.
  5. Datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lanjutan dan terapi oksigen jika mengalami sesak napas atau gangguan penglihatan.

“IGD RS Mata Cicendo siaga 24 jam untuk menangani kasus paparan gas air mata maupun kasus-kasus gawat darurat lainnya.” tambah Ria Darmasari.

PMN RS Mata Cicendo juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya gas air mata dan pentingnya penanganan cepat. Sosialisasi ini dilakukan melalui kanal media sosial, brosur edukatif, dan kolaborasi dengan instansi terkait.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa pertolongan cepat bisa menyelamatkan penglihatan dan mencegah komplikasi serius. Edukasi adalah bagian dari tanggung jawab kami,” tutup Ria.

example 325×300