Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Ronny Hermawan Dukung Target Laba Rp2,2 Triliun bank bjb: “Momentum Perkuat Peran Strategis BUMD”

894
×

Ronny Hermawan Dukung Target Laba Rp2,2 Triliun bank bjb: “Momentum Perkuat Peran Strategis BUMD”

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Demokrat, Ronny Hermawan.

KORANPUBLIKA|Bandung,–  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan bank bjb meraih laba bersih sebesar Rp2,2 triliun pada tahun 2026. Target ambisius ini disampaikan dalam acara Business Review Semester II Tahun 2025 dan Executive Workshop Tahun 2026 yang digelar di Bale Agung, Gedung Negara Pakuan, Jumat (23/1/2026).

Dorongan tersebut mendapat dukungan dari Anggota DPRD Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Demokrat, Ronny Hermawan S.H, yang menilai langkah Gubernur sebagai bentuk komitmen memperkuat peran strategis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembangunan ekonomi daerah.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Target Rp2,2 triliun bukan sekadar angka, tapi simbol dari ekspektasi publik terhadap kinerja bank bjb sebagai lokomotif ekonomi daerah. Kami di Komisi III siap mengawal agar target ini dicapai dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” ujar Ronny Hermawan.

Menurut Gubernur, pencapaian laba tersebut akan memungkinkan bank bjb menyetor dividen hingga Rp400 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala OJK Jabar, Darwisman, turut menegaskan bahwa target tersebut realistis jika bank bjb mampu meningkatkan efisiensi dan memperluas penetrasi kredit secara sehat.

Plt Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025, bank bjb mencatatkan laba bersih Rp1,09 triliun dengan total aset mencapai Rp181 triliun. Ia menyatakan kesiapan bank bjb untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan ekspansi ke berbagai wilayah di luar Jawa Barat.

Ronny Hermawan menambahkan bahwa DPRD akan mendorong sinergi antara bank bjb dan proyek-proyek strategis daerah, termasuk investasi senilai Rp298,6 triliun pada 2025 dan pembangunan infrastruktur senilai lebih dari Rp7 triliun pada 2026.

“Bank bjb harus menjadi mitra utama dalam pembiayaan pembangunan. Tapi kami juga mendorong agar manajemen menjaga integritas, tidak mudah terpengaruh tekanan eksternal, dan terus meningkatkan kualitas layanan digital,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya naluri bisnis yang tajam bagi jajaran direksi dan komisaris bank bjb, serta perlunya penguatan divisi teknologi informasi agar mampu bersaing di era digital.

Acara ditutup dengan paparan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang mengangkat tema “Leading Transformation Into Sustainable Enterprise for Bank BJB”, memberikan perspektif strategis bagi transformasi berkelanjutan bank bjb ke depan.

example 325×300