Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Jasa Marga Evaluasi Beban Saluran Jalan Tol, Imbas Genangan Di Ruas Tol Jagorawi

761
×

Jasa Marga Evaluasi Beban Saluran Jalan Tol, Imbas Genangan Di Ruas Tol Jagorawi

Sebarkan artikel ini
Sebagai tindak lanjut atas genangan yang terjadi di KM 12+800 s.d. KM 12+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan pemeriksaan saluran jalan tol di lokasi kejadian.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,- Sebagai tindak lanjut atas genangan yang terjadi di KM 12+800 s.d. KM 12+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan pemeriksaan saluran  jalan tol di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, genangan mulai terpantau sejak pukul 16.30 WIB,  diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol. Sampah ini kemudian menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air. Kondisi ini diperparah dengan tingginya debit limpasan air dari wilayah pemukiman ke saluran drainase jalan tol di jalur A (arah Bogor) sehingga melebihi kapasitas tampung dan air mengalir balik (back water) ke saluran _crossing_ tol ke jalur B (arah Jakarta) yang menyebabkan limpasan air ke badan jalan disepanjang KM 12+600 sd KM 12+400 B.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Sesaat setelah kejadian, Petugas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad, bersama JMTM segera tiba di lokasi dan melakukan langkah penanganan awal dengan melakukan pembersihan sampah di saluran untuk mempercepat aliran air yang menghambat saluran. Di sisi lain, petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga  melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi genangan dengan melakukan penutupan sementara bahu luar, lajur 1 dan lajur 2, sehingga hanya lajur 3 dan lajur 4 yang dapat dilintasi pengguna jalan. Pada pukul 19.09 WIB, seluruh genangan telah berhasil ditangani dan seluruh lajur dapat kembali dilintasi.

Sebagai upaya antisipasi kejadian terulang kembali, Jasa Marga telah melakukan pembersihan sampah di inlet saluran, serta akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah sampah dari saluran pemukiman warga di luar jalan tol. Untuk jangka panjang, Jasa Marga juga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian.

Pada saat yang sama, genangan juga terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area KM 10 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat meluapnya kali yang mengalir di belakang TIP dan merendam pompa air bersih dan SPBU. Imbas kejadian ini, atas diskresi Kepolisian, dilakukan penutupan sementara TIP KM 10 Jagorawi mulai Pukul 19.45 WIB dikarenakan pompa air bersih mengalami kerusakan. Pukul 20.40 WIB, TIP KM 10 kembali dibuka namun penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan.

Hari ini, Minggu, 22 Maret 2026, seluruh titik genangan telah surut dan lalu lintas kembali normal. Hambatan lalu lintas sempat terjadi di KM 03+800 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat tingginya debit air di kali Cipinang dan menggenangi sebagian sisi luar jalan tol, sebagai upaya penanganan, telah dioperasikan empat pompa di lokasi untuk mengantisipasi genangan meluas. Saat ini tidak ada gangguan operasional jalan tol di lokasi kejadian dan seluruh lajur dapat dilintasi oleh pengguna jalan.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat peristiwa ini.

Pantau terus informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group melalui kanal resmi: one call center 24 jam di 133, situs www.jasamarga.com, media sosial @official.jmmetropolitan, dan aplikasi Travoy.

example 325×300