Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Gembal DR. A.G. Socratez Yoman: Kapolda Papua Tengah, Jadi Teladan Polisi Peradaban Bagi Seluruh Jajaran Di Tanah Papua

731
×

Gembal DR. A.G. Socratez Yoman: Kapolda Papua Tengah, Jadi Teladan Polisi Peradaban Bagi Seluruh Jajaran Di Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman mengapresiasi tindakan Kapolda Papua Tengah, Brigjen. Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., yang dinilai berhasil mengawal aksi damai KNPB di Nabire pada 15 Agustus 2026 tanpa tindakan represif.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Nabire, Papua Tengah,– Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman mengapresiasi tindakan Kapolda Papua Tengah, Brigjen. Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., yang dinilai berhasil mengawal aksi damai KNPB di Nabire pada 15 Agustus 2026 tanpa tindakan represif, Sabtu(15/8/2027).

Menurut Yoman, cara humanis yang ditunjukkan Brigjen Rontini saat massa menyuarakan penolakan terhadap Perjanjian New York 15 Agustus 1962 adalah potret ideal Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Ini langkah sederhana tapi berdampak luas bagi kehormatan nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Karena tidak ada yang saling melukai.

Kapolda Rontini telah mengukir legacy abadi. Namanya akan dikenang sebagai polisi peradaban dan kemanusiaan,” tegas Yoman dalam pernyataan tertulisnya.

Yoman menegaskan perbedaan ideologi dan nasionalisme tidak bisa diselesaikan dengan memblokade aksi damai, membentuk milisi, apalagi menembak rakyat.

“Ini masalah kemanusiaan yang harus diselesaikan dengan dialog, komunikasi, dan negosiasi bermartabat. Langit dan NKRI tidak runtuh karena ada demo. Kita boleh berbeda iman dan nasionalisme, tapi soal kemanusiaan kita harus berdiri bersama,” ujarnya.

Yoman juga mengingatkan agar tidak mengulang kesalahan masa lalu dengan membentuk kelompok milisi yang membenturkan sesama orang Papua. Ia mencontohkan pengalaman Timor Timur yang hingga kini masih menyisakan luka.

“Belajar dari Timor Leste. Jangan sampai ada ‘Eurico Guterres’ baru di Papua. Itu cara orang yang kehilangan hikmat dan akal sehat,” kata Yoman.

Ia menghimbau seluruh Kapolda dan jajaran kepolisian di Tanah Papua dari Sorong sampai Merauke menjadikan tindakan Brigjen Rontini sebagai pedoman dalam menghadapi perbedaan pendapat di Papua.

example 325×300