KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division melalui Representative Office 3 JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan pemeliharaan infrastruktur di Ruas Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi, Senin(29/9/2026).
Pekerjaan yang berlangsung pada 27 September hingga 3 Oktober 2026 ini meliputi rekonstruksi perkerasan jalan, perbaikan dan normalisasi saluran median dan ramp, penggantian rambu, serta pembangunan concrete barrier.
Pekerjaan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), guna mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan.
Adapun pekerjaan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi berlangsung, mulai Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB hingga Sabtu, 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB, dengan rincian sebagai berikut:
A. Ruas Tol Cipularang
1.Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan
Arah Bandung
* Lajur 1, KM 68+551 s.d. KM 68+879, sebanyak 5 titik pekerjaan, dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB s.d. Sabtu, 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
B. Ruas Tol Padaleunyi
1. Pekerjaan Rekontruksi Perkerasan
Arah Jakarta
* Lajur 1, Off Ramp Buah Batu, dilaksanakan pada Minggu 27 September 2026 pukul 23.00 s.d. 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
* Lajur 1, Off Ramp Padalarang, dilaksanakan pada Minggu 27 September 2026 pukul 23.00 s.d. 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
* Lajur 1, On Ramp M Toha, dilaksanakan pada Minggu 27 September 2026 pukul 23.00 s.d. 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
2. Pekerjaan Pembatas Jalan (Concrete Barrier)
Arah Cileunyi
* Lajur Bahu Dalam, KM 153+075, dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB s.d. Sabtu, 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
* Lajur Bahu Dalam, KM 152+075,sebanyak 3 titik pekerjaan, dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB s.d. Sabtu, 03 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB;
Selama proses pekerjaan berlangsung, akan dilaksanakan pengaturan lalu lintas yakni dengan penutupan atau pembatasan sementara pada lajur yang menjadi objek pekerjaan secara situasional menyesesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pekerjaan.
Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu dan rute perjalanan, memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran perjalanan.















