Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahNasionalNewsRagam

Lestarikan Warisan Dunia, Kadinsos Deiyai Ajak Masyarakat Bangga Berbatik

594
×

Lestarikan Warisan Dunia, Kadinsos Deiyai Ajak Masyarakat Bangga Berbatik

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S,

KORANPUBLIKA.CO.ID|Deiyai, Papua Tengah,- Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada Kamis, 2 Oktober 2026, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S, menyampaikan ucapan selamat sekaligus seruan untuk mencintai budaya bangsa.

Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahunnya ini menjadi pengingat bahwa Batik telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Milik Indonesia.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Yulita Mote mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Deiyai untuk menjadikan batik sebagai busana kebanggaan, tidak hanya saat acara resmi, tetapi dalam aktivitas sehari-hari.

“Selamat Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026. Mari kita bangga menggunakan batik sebagai warisan budaya Papua-Indonesia,” ujar Yulita Mote, S.S, Jumat (2/10/2026).

Ia menambahkan, makna batik jauh lebih dalam dari sekadar fashion.

“Batik bukan hanya kain, tetapi simbol identitas, kreativitas, persatuan, dan kekayaan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan oleh masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Deiyai,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan mengenakan batik, masyarakat Deiyai turut serta menjaga persatuan dalam keberagaman dan menunjukkan jati diri bangsa Indonesia di mata dunia.

Menutup pernyataannya, Kadinsos Deiyai menyerukan slogan nasional “Bangga Berbatik, Lestarikan Budaya Indonesia.”

example 325×300