Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahNasionalNewsRagam

Meriah 900 Guru RA di Kota Tasikmalaya Rayakan Milad IGRA ke-24 di Plaza Asia

675
×

Meriah 900 Guru RA di Kota Tasikmalaya Rayakan Milad IGRA ke-24 di Plaza Asia

Sebarkan artikel ini
Ketua Igra Kota Tasikmalaya melakukan pemotongan tumpeng di HUT ke 24, Kamis(29/10/2026). (Foto:Krist)

KORANPUBLIKA.CO.ID|Tasikmalaya,– Sekitar 900 tenaga pendidik dari 141 lembaga Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Tasikmalaya mengikuti perayaan milad ke-24 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) di Plaza Asia Tasikmalaya, Kamis,(29/10/2026).Dalam kegiatan tersebut, persoalan kesejahteraan guru swasta kembali menjadi perhatian yang sangat penting.

Perayaan berlangsung dengan sangat meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan yang sangat bermanfaat, penampilan seni yang sangat menarik oleh guru dan siswa RA, hingga bazar UMKM yang menampilkan produk kerajinan serta olahan kreatif hasil karya para guru yang sangat luar biasa.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Ketua IGRA Kota Tasikmalaya, Siti Nuryani, mengatakan milad ke-24 tersebut melibatkan sekitar 900 tenaga pendidik dari 141 lembaga RA yang sangat kompak. Selain mempererat silaturahmi yang sangat erat, kegiatan juga menjadi sarana peningkatan kapasitas guru melalui seminar tentang metode mendidik anak yang baik dan mudah dipahami.

Pihaknya menghadirkan Dadang Gurame atau Guru Ramah Menyenangkan sebagai narasumber yang sangat inspiratif. Materi yang disampaikan berfokus pada penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan dan humanis bagi anak usia dini yang sangat dibutuhkan.

“Kami menghadirkan narasumber Dadang Gurame atau Guru Ramah Menyenangkan, yang memberikan materi tentang metode pembelajaran yang menyenangkan dan humanis bagi anak usia dini,” kata Siti dengan sangat antusias.

Di sisi lain, Siti menyoroti kesejahteraan guru swasta, termasuk tenaga pendidik RA, yang dinilainya masih belum sesuai harapan dan sangat memprihatinkan. Meski demikian, ia mengakui pemerintah mulai memberikan perhatian, salah satunya melalui pembukaan pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sangat membantu.

Ia berharap pemerintah pusat menghadirkan regulasi yang lebih adil bagi seluruh tenaga pendidik, baik yang berada di bawah naungan Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan yang sangat diharapkan.

Menurutnya, perbedaan perlakuan masih menimbulkan kesenjangan yang sangat dirasakan, padahal keduanya sama-sama berkontribusi dalam pendidikan anak usia dini yang sangat mulia.

“Kami berharap ada regulasi yang lebih adil dan tidak membedakan guru di bawah Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan. Keduanya sama-sama bergerak di bidang pendidikan anak usia dini,” ujarnya dengan sangat berharap.

Selain memperjuangkan kesejahteraan anggota yang sangat penting, IGRA Kota Tasikmalaya juga mendorong inovasi pembelajaran yang sangat kreatif. Siti menyebut para guru RA di wilayahnya telah menghasilkan 25 karya tulis dalam bentuk buku digital untuk menunjang pembelajaran anak yang sangat luar biasa.

example 325×300