Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al-Amjad dalam Tasyakuran HUT ke-394 Kabupaten Tangerang

642
×

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al-Amjad dalam Tasyakuran HUT ke-394 Kabupaten Tangerang

Sebarkan artikel ini
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan tasyakuran dan doa bersama di Masjid Al-Amjad, Tigaraksa, Kamis (8/10/2026).

KORANPUBLIKA.CO.ID|Tangerang,- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan tasyakuran dan doa bersama di Masjid Al-Amjad, Tigaraksa, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat umum, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Doa bersama digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kepada Allah SWT agar masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan pembangunan daerah.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai OPD tampak memenuhi Masjid Al-Amjad bersama para ulama, tokoh masyarakat, dan warga. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan harmonisasi yang terus dijaga Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan daerah yang religius dan gemilang.

Bupati Tangerang, Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 13 Oktober 2026 mengusung tema “Tangerang Bersyukur”. Tema tersebut dipilih sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Tangerang yang kini memasuki usia ke-394 tahun.

Menurutnya, momentum hari jadi daerah harus menjadi sarana untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain kegiatan doa bersama, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan sosial dalam rangka memeriahkan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang. Di antaranya adalah sunatan massal yang diikuti 70 peserta di RSUD Tigaraksa, santunan bagi 1.000 anak yatim, serta khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Banten dan NU Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan menghadirkan wahana permainan anak-anak di Alun-Alun Tigaraksa yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis selama satu minggu.

Acara tasyakuran dan doa bersama tersebut tidak hanya menjadi ruang refleksi atas perjalanan Kabupaten Tangerang, tetapi juga menjadi momentum spiritual bagi seluruh masyarakat. Tausiah disampaikan oleh KH Ubaidillah, sementara lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh qari internasional Hafidz Hawasi, yang menambah kekhusyukan suasana.

Dalam tausiyahnya, KH Ubaidillah menegaskan bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga perdamaian, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan keimanan.

Ia juga mengapresiasi kebersamaan seluruh lapisan masyarakat yang hadir di Masjid Al-Amjad, mulai dari ASN, tokoh masyarakat, pengemudi ojek online, hingga warga umum yang turut memadati lokasi acara.
Usai menghadiri tasyakuran, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan harapannya agar doa yang dipanjatkan bersama dapat membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Semoga Allah SWT memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang pada 13 Oktober nanti dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Masjid Al-Amjad, Jumat (9/10/2026).

Bupati juga menegaskan bahwa peringatan HUT Kabupaten Tangerang bukan hanya milik pemerintah daerah, melainkan milik seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat dan rekan-rekan wartawan agar pembangunan di Kabupaten Tangerang dapat terus berjalan dengan baik, melanjutkan perjuangan para pemimpin terdahulu yang telah mengabdikan diri untuk kemajuan daerah ini,” katanya.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan yang digelar, mulai dari sunatan massal, santunan anak yatim, khataman Al-Qur’an, hingga penyediaan wahana permainan gratis untuk anak-anak, merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat sekaligus ungkapan rasa syukur atas usia Kabupaten Tangerang yang hampir mencapai empat abad.

“HUT Kabupaten Tangerang adalah milik kita bersama. Karena itu, mari kita rayakan dengan rasa syukur, kebersamaan, dan semangat membangun Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan religius,” pungkasnya.

example 325×300