Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

DPRD Jabar Soroti Tata Kelola Bandung Zoo Pasca Kematian Harimau Benggala

688
×

DPRD Jabar Soroti Tata Kelola Bandung Zoo Pasca Kematian Harimau Benggala

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan pihaknya akan segera memanggil Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat serta Dinas Kehutanan provinsi untuk membahas tata kelola Kebun Binatang Bandung. Langkah ini diambil menyusul kematian dua anak harimau Benggala, Huru dan Hara, yang menimbulkan sorotan tajam terhadap kondisi pengelolaan satwa di kebun binatang tersebut, Minggu(29/3/2026).

Ono menyampaikan bahwa pemanggilan kedua instansi akan dilakukan pada Senin, 30 Maret 2026. Ia menekankan bahwa penyelamatan satwa harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar wacana. Sejak awal, DPRD telah mengusulkan pemindahan satwa ke kebun binatang lain seperti Ragunan atau Surabaya, namun komunikasi antar-pemerintah daerah belum menghasilkan langkah nyata di lapangan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Selama masa transisi pengelolaan, pihak yayasan hanya mengandalkan donasi pengunjung. Kondisi ini berdampak pada kualitas pakan satwa yang menurun. Meski kini kementerian telah menyalurkan pakan, keterlambatan pembayaran masih menghambat operasional harian. Selain itu, kebutuhan tambahan seperti pakan ekstra, bahan bakar, dan perawatan lingkungan dinilai masih minim.

Menurut Ono, setelah pengambilalihan oleh pemerintah pusat, operasional Kebun Binatang Bandung belum menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menyoroti belum adanya standar operasional yang jelas serta lemahnya koordinasi antar-pihak terkait. Tak hanya itu, nasib ratusan karyawan juga menjadi perhatian serius. Hingga kini, mereka bekerja dalam ketidakpastian status dan penghasilan. “Ini bukan hanya soal satwa, tetapi juga soal kemanusiaan. Pemerintah harus hadir agar para pekerja bisa bekerja dengan tenang,” tegasnya.

Ono mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, mulai dari penataan status kepegawaian hingga perbaikan menyeluruh tata kelola Kebun Binatang Bandung. Ia berharap kehadiran pemerintah dapat memberikan kepastian bagi satwa maupun karyawan, sehingga kebun binatang dapat kembali berfungsi sebagai pusat konservasi sekaligus edukasi bagi masyarakat.

example 325×300