KORANPUBLIKA.CO.ID|Puncak Ilaga, Papua Tengah,- Ketua KNPI Puncak Ilaga, Muel Kogoya, merangkum 7 faktor yang sering jadi sorotan dalam diskusi demografi Orang Asli Papua/OAP, Selasa(2/6/2026).
Faktor itu, kekerasan dan konflik pasca 1969, program transmigrasi 1970-1990an, pelaksanaan KB, pemekaran daerah jadi 4 provinsi, peredaran miras oplosan, prevalensi HIV/AIDS tertinggi di Indonesia, serta stunting dan gizi buruk yang angkanya 35-40% di Papua Tengah.
“Setiap poin punya latar sejarah panjang. Penilaiannya beda tergantung sudut pandang,” ujar Muel.
Ia juga mengingatkan, istilah “genosida” punya definisi hukum ketat di PBB. Banyak aktivis pakai istilah itu, tapi pemerintah menyebut masalah Papua sebagai isu pembangunan, kesehatan, dan keamanan.
Solusi Muel menekankan perlunya data valid, dialog terbuka, dan keterlibatan penuh OAP dalam setiap kebijakan.












