Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

SAGARUT Permudah Akses Layanan Publik Masyarakat dalam Satu Aplikasi

374
×

SAGARUT Permudah Akses Layanan Publik Masyarakat dalam Satu Aplikasi

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi Layanan Publik SAGARUT, yang dilaksanakan di Kampus 4 Universitas Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/6/2026).

KORANPUBLIKA.CO.ID|Garut,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus mendorong transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi layanan publik SAGARUT. Upaya tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi Layanan Publik SAGARUT yang dilaksanakan di Kampus 4 Universitas Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/6/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa kehadiran aplikasi SAGARUT bertujuan untuk memangkas birokrasi dan mempermudah urusan masyarakat, bukan menambah beban kerja baru bagi aparatur pemerintahan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Intinya, aplikasi ini harus membantu pelayanan hubungan masyarakat dan mengoptimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), bukan menambah pekerjaan baru. Sehingga, kita fokus terlebih dahulu pada aspek pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati juga menyoroti sistem pengaduan masyarakat yang nantinya akan diintegrasikan dengan sistem yang sudah berjalan, yaitu SP4N Lapor. Untuk memastikan aplikasi berjalan secara interaktif dan solutif, ia menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut untuk menyiapkan sumber daya manusia yang andal.

“Saya mohon kepada Pak Agus (Kadiskominfo), tolong siapkan nanti pelatihan bagi para operator di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), untuk bisa memberikan respons cepat terhadap laporan-laporan yang masuk dari masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menerangkan bahwa pengembangan aplikasi harus berbasis data yang terukur. Setiap fitur yang dirancang wajib memiliki target capaian, progres yang jelas, serta evaluasi berkala sebagai bagian dari indikator kinerja pemerintah daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, memaparkan fungsi strategis aplikasi SAGARUT sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dan informasi penting Kabupaten Garut ke dalam satu platform digital.

Beberapa fitur unggulan yang tersedia di dalam aplikasi tersebut antara lain pelayanan administrasi kependudukan dan pemerintahan, informasi pariwisata terpadu, pemberdayaan UMKM lokal, berita dan informasi terkini seputar Kabupaten Garut, hingga layanan pembayaran digital.

“Secara fungsi, Super apps SAGARUT dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat Garut yang sifatnya serba digital,” jelas Agus Kurniawan.

Diskominfo Kabupaten Garut menetapkan target jangka panjang, yakni pada tahun 2029 hingga 2030 aplikasi SAGARUT dapat diunduh dan digunakan oleh sedikitnya 1,5 juta pengguna. Saat ini, sekitar 30 jenis layanan telah tersedia dalam aplikasi tersebut.

Agus menjelaskan bahwa SAGARUT menggunakan sistem hybrid, yakni menggabungkan layanan yang dibangun langsung dalam aplikasi dengan layanan yang telah dimiliki masing-masing perangkat daerah.

“Tolong dipastikan kembali agar sistem yang sekarang berdiri sendiri itu tetap berjalan lancar saat diintegrasikan. Aplikasi ini tidak akan berhenti sampai disini, jadi akan terus berkembang seiring dengan berbagai dinamika kebutuhan masyarakat Garut,” tambahnya.

Di akhir pemaparannya, Agus mengajak masyarakat yang telah mengunduh aplikasi SAGARUT untuk aktif memberikan rating, ulasan, serta mengisi survei kepuasan yang tersedia di dalam sistem. Kritik dan masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk terus menyempurnakan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Garut.

example 325×300