Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahKesehatanNasionalNewsOlahragaRagam

KDS Dorong KORMI Perkuat Budaya Hidup Sehat di Kabupaten Bandung

490
×

KDS Dorong KORMI Perkuat Budaya Hidup Sehat di Kabupaten Bandung

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Orientasi Pengurus KORMI Kabupaten Bandung Tahun 2026 yang digelar di The Parabon Land, Kecamatan Pangalengan.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Kabupaten Bandung,- Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) menegaskan pentingnya peran Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam membangun masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif, Selasa(23/6/2026).

Hal tersebut disampaikan KDS saat memberikan arahan secara daring pada kegiatan Orientasi Pengurus KORMI Kabupaten Bandung Tahun 2026 yang digelar di The Parabon Land, Kecamatan Pangalengan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Menurut KDS, keberadaan KORMI memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebutuhan dan bagian dari budaya hidup sehari-hari.

“Pemerintah Kabupaten Bandung menyambut baik kegiatan ini. Saya berharap melalui orientasi ini pengurus KORMI semakin solid dan mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar KDS.

KDS menilai tantangan saat ini tidak hanya terletak pada penyelenggaraan kegiatan olahraga, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif bergerak di tengah perubahan gaya hidup yang semakin modern.

Menurutnya, rendahnya aktivitas fisik masyarakat harus dijawab melalui berbagai program olahraga rekreasi yang mudah diakses, menyenangkan, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas pengurus, KDS berharap KORMI Kabupaten Bandung mampu menjadi motor penggerak budaya hidup sehat sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati atau Bunda Bedas mengatakan kegiatan orientasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman organisasi, menyamakan persepsi, serta memperjelas tugas dan fungsi seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

Menurut Emma yang akrab disapa Bunda Bedas, kegiatan orientasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat pemahaman organisasi, menyamakan persepsi, serta memperjelas tugas dan fungsi seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

“Ini bukan hanya orientasi biasa, tetapi momen untuk memahami secara utuh tugas pokok dan fungsi masing-masing pengurus agar KORMI dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh pengurus harus memahami struktur organisasi, bidang kerja, serta induk organisasi olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat berjalan efektif, terarah, dan saling mendukung.

Bunda Bedas juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pengurus dalam membangun organisasi yang dinamis dan kolaboratif. Menurutnya, setiap bidang dan komisi harus mampu bekerja secara sinergis guna menjawab berbagai tantangan pengembangan olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung.

“KORMI harus menjadi wadah yang aktif, kolaboratif, dan mampu menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga yang mudah diakses dan menyenangkan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa visi dan program KORMI harus selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung. KORMI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif.

“Visi KORMI harus sejalan dengan visi Bupati Bandung dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya. KORMI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai penggerak budaya hidup sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap regulasi keolahragaan, tata kelola organisasi, serta perbedaan fungsi dan kewenangan antara KORMI dan KONI agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai koridor masing-masing. Selain itu, ia mendorong implementasi program nasional Indonesia Aktif melalui berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang rekreatif, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“KORMI harus mampu mengedukasi masyarakat bahwa olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana kebahagiaan, kebugaran, dan kebersamaan,” tuturnya.

example 325×300