Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Diguyur Hujan Rintik, Lumiland Sulap Dadaha Jadi Lautan Cahaya di HUT ke-25 Kota Tasikmalaya

681
×

Diguyur Hujan Rintik, Lumiland Sulap Dadaha Jadi Lautan Cahaya di HUT ke-25 Kota Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Ribuan Warga padati festival lampu Immersive Light Show (Lumiland), Jumat (9/10/2026)(Foto:Krist)

KORANPUBLIKA.CO.ID|Tasikmalaya,– Meski diguyur hujan rintik, antusiasme warga tidak surut. Kawasan Kompleks Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya kini berubah menjadi lautan cahaya. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, resmi membuka festival lampu Immersive Light Show (Lumiland), Jumat (9/10/2026) malam.

Sajian wisata malam ini mengusung lebih dari 5 juta lampu LED yang didatangkan langsung dari China. Acara ini menjadi agenda utama hiburan warga dalam merayakan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Ribuan warga langsung memadati lokasi pada malam pembukaan meski hujan rintik turun membasahi area Dadaha. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya Deddy Mulyana, Kepala UPTD Dadaha Dadang, serta Pemilik Lumiland Indonesia Eko Ardi Nugraha.

Hujan rintik yang turun justru menambah kesan dramatis dari cahaya lampu yang berpendar. Pengunjung tetap bertahan dengan membawa payung dan jas hujan sambil menikmati setiap instalasi.

Festival cahaya ini membentang di atas lahan seluas satu hektare dengan menyajikan 9 tema instalasi yang berbeda. Pengunjung dapat menikmati spot foto lorong cinta, planet luar angkasa, dunia binatang, hingga ubur-ubur melayang yang menyala indah di tengah rintik hujan.

Ribuan warga nikmati Lumiland Sulap Dadaha Jadi Lautan Cahaya di HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Jumat malam (09/10/2026)(Foto:Krist)

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyebut Lumiland sebagai wahana wisata malam baru yang siap mendongkrak indeks kebahagiaan warga selama bulan Oktober.

“Ini akan menjadi wisata malam bagi masyarakat, tentu hadirnya festival ini tidak hanya menjadi hiburan warga, tetapi akan meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat dalam merayakan momen HUT Kota tercinta Tasikmalaya,” kata Viman, Jumat (9/10/2026) malam di tengah guyuran hujan rintik.

Viman optimistis festival megah ini sanggup menyedot wisatawan dari luar daerah menuju Kota Tasikmalaya. Lonjakan pengunjung bakal menggairahkan sektor UMKM, perparkiran, kuliner, dan usaha warga di sekitar lokasi.

“Tentu dari festival lampu ini, dapat menumbuhkan aktivitas perekonomian masyarakat, mulai dari pelaku UMKM bisa memasarkan produknya di sekitar lokasi, warung sekitar dipadati pembeli, sektor parkir, dan lainnya. Ini momentum untuk merasakan kebahagiaan bersama dan ekonomi bersama,” jelas Viman.

Pemilik Lumiland Indonesia, Eko Ardi Nugraha, menjelaskan festival ini berlangsung selama 38 hari, mulai 9 Oktober hingga 15 November 2026. Kota Tasikmalaya menjadi lokasi ke-11 penyelenggaraan Lumiland sepanjang tahun 2026.

Panitia mematok harga tiket masuk sebesar Rp35.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak. Balita di bawah usia 3 tahun dapat masuk tanpa biaya.

Pihaknya menyiapkan 50.000 tiket gratis untuk siswa SD kelas 1 hingga 6 di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Pembagian tiket sekolah ini mulai berjalan pada Senin (12/10/2026).

Selain itu, Pemkot Tasikmalaya dan manajemen Lumiland membebaskan biaya masuk bagi seluruh guru se-Indonesia dengan menunjukkan identitas diri, ” Pungkas dia

example 325×300