Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Peringatan Hari Santri Nasional 2026: Tina Wiryawati Ajak Santri Jawa Barat Jadi Pelopor Kemajuan Bangsa dan Menjaga Nilai Keberagaman

832
×

Peringatan Hari Santri Nasional 2026: Tina Wiryawati Ajak Santri Jawa Barat Jadi Pelopor Kemajuan Bangsa dan Menjaga Nilai Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Tina Wiryawati, S.H., M.M.,

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, berlangsung khidmat dan penuh semangat di seluruh pelosok Indonesia, khususnya Jawa Barat. Hari Santri tahun ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat peran santri tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam kemajuan ekonomi, pendidikan, dan teknologi bangsa.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Tina Wiryawati, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi historis dan modern para santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Santri adalah fondasi moral dan benteng kedaulatan bangsa. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era digital saat ini, peran santri dan pesantren tidak pernah surut. Hari Santri Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ajakan untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” ujar Tina Wiryawati di Bandung, Kamis (22/10/2026).

Tina Wiryawati menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah maupun pusat terhadap kemandirian pesantren di Jawa Barat. Menurutnya, pesantren hari ini harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman dan kebangsaannya.

Ia menegaskan bahwa Fraksi Gerindra di DPRD Jawa Barat terus berkomitmen mengawal kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pesantren, termasuk dalam program pengembangan ekonomi berbasis pesantren (eco-pesantren) dan peningkatan fasilitas pendidikan.

Penguatan SDM: Mendorong integrasi pendidikan agama dan keterampilan digital. Kemandirian Ekonomi: Mengoptimalkan potensi UMKM di lingkungan pesantren. Kesejahteraan Pengajar: Memperhatikan keadilan dan fasilitas bagi para ustadz dan ustadzah.

Menutup keterangannya, Tina berpesan agar para santri di Jawa Barat terus mengasah kompetensi, menjaga semangat toleransi, serta menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan nasional.

“Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk melahirkan generasi santri yang cerdas, berdaya saing global, dan senantiasa mencintai Tanah Air,” pungkas Wasekjen DPP Partai Gerindra tersebut.

example 325×300