Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Tindak Lanjut Kunjungan Menko AHY ke Papua, HIPMAS Papua Gelar Seminar Nasional dan Pelantikan DPD DKI Jakarta Akhir November 2026

562
×

Tindak Lanjut Kunjungan Menko AHY ke Papua, HIPMAS Papua Gelar Seminar Nasional dan Pelantikan DPD DKI Jakarta Akhir November 2026

Sebarkan artikel ini
Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (DPP HIPMAS Papua) terus memperkuat konsolidasi organisasi.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,– Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (DPP HIPMAS Papua) terus memperkuat konsolidasi organisasi. Sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Jayapura pada 17 September 2026, DPP HIPMAS Papua akan menggelar Seminar Nasional dan Pelantikan DPD HIPMAS Papua Provinsi DKI Jakarta pada akhir November 2026 di Jakarta.

Hal ini disampaikan Direktur Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP HIPMAS Papua, Dominggus Yable, didampingi Bernandus Aima dan Markus Neftali Sineri, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Undang Menko AHY Bahas Konektivitas Papua

Seminar nasional tersebut akan mengusung tema “Konektivitas Antarwilayah dan Pembangunan Infrastruktur di Tanah Papua”. DPP HIPMAS Papua berencana mengundang Menko AHY sebagai narasumber utama.

“Kunjungan Menko AHY ke Papua harus kita tindak lanjuti dengan langkah konkret. Jangan sampai pembangunan infrastruktur di Tanah Papua hanya menjadi agenda pemerintah, sementara pengusaha muda anak asli Papua justru berdiri di luar proses pembangunan,” tegas Dominggus.

Pengusaha Asli Papua Harus Jadi Subjek

Dominggus menegaskan pengusaha muda Papua harus menjadi subjek utama pembangunan, bukan penonton.

“Anak asli Papua harus menjadi subjek utama. Kami tidak ingin pengusaha Papua hanya menjadi penonton ketika pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara dan perumahan berlangsung di tanah mereka sendiri. Mereka harus diberi kesempatan, akses dan kepercayaan,” ujarnya.

Menurutnya, konektivitas adalah kunci pertumbuhan ekonomi. Namun pembangunan fisik harus dibarengi dengan pemberdayaan pengusaha lokal melalui akses permodalan, pasar, teknologi dan kemitraan yang transparan.

HIPMAS Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Dominggus menilai Otsus dan DOB harus menjadi momentum lahirnya pengusaha asli Papua yang mandiri dan berdaya saing.

“Otsus dan DOB jangan hanya dilihat dari bertambahnya provinsi atau jabatan. Yang penting bagaimana kebijakan itu menghadirkan kesejahteraan dan melahirkan pengusaha asli Papua yang mampu bersaing,” katanya.

Konsolidasi di Jakarta

Pelantikan DPD DKI Jakarta dinilai strategis karena Jakarta adalah pusat pemerintahan dan bisnis. Banyak anak asli Papua yang kuliah dan berusaha di Jakarta perlu dirangkul dalam satu wadah.

“Anak-anak Papua yang berusaha di Jakarta jangan berjalan sendiri-sendiri. Mari satukan kekuatan dalam HIPMAS Papua. Kita ingin pengusaha muda Papua sukses di Jakarta, sukses di Tanah Papua, dan mampu bersaing di seluruh Indonesia,” ajaknya.

Menutup keterangannya, Dominggus mengajak seluruh pengusaha muda asli Papua di Jakarta bergabung.

“Masa depan ekonomi Papua tidak boleh hanya diserahkan kepada orang lain. Anak asli Papua harus berani mengambil bagian dan menjadi pelaku utama pembangunan di tanahnya sendiri,” tutupnya.

example 325×300