KORANPUBLIKA.CO.ID|Batam,- Pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 yang digelar Polda Kepulauan Riau bersama jajaran resmi berakhir pada Jumat, 2 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Operasi yang berlangsung sejak 21 Desember 2025 ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, khususnya dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Ming(4/1/2026).
Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda Kepri dalam Laporan Hasil Pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025, Sabtu (3/1/2026). Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa selama operasi berlangsung, Polda Kepri bersama Polres jajaran serta stakeholder terkait mengerahkan sekitar 2.000 personel.
Personel tersebut disiagakan untuk melaksanakan pengamanan dan pelayanan terpadu di berbagai titik strategis, mulai dari jalur transportasi darat, laut, dan udara, rumah ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, hingga pos pengamanan dan pos pelayanan. Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan lancar.
Selama periode operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terpantau terkendali. Tercatat sebanyak 149 kasus kejahatan, yang terdiri dari 143 kasus kejahatan konvensional dan enam kasus kejahatan transnasional. Tidak ditemukan kejahatan terhadap kekayaan negara maupun kasus yang berimplikasi kontinjensi. Selain itu, terdapat 15 kasus gangguan kamtibmas serta dua kejadian bencana, yang seluruhnya ditangani melalui respons cepat, koordinasi lintas fungsi, dan langkah-langkah preventif di wilayah rawan.
Di bidang keselamatan dan ketertiban lalu lintas, Satgas Kamseltibcarlantas mencatat 63 kasus kecelakaan lalu lintas. Penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendataan korban, pelaksanaan Traffic Accident Analysis (TAA), pengamanan lokasi kejadian, hingga rekayasa arus lalu lintas pada jalur-jalur rawan. Total kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas tersebut mencapai Rp161.350.000.
Dalam aspek pelayanan masyarakat, personel Operasi Lilin Seligi 2025 melaksanakan pengamanan dan pelayanan di jalur transportasi, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, bandara, dan pelabuhan. Bentuk pelayanan yang diberikan meliputi patroli dialogis, imbauan kamtibmas dan keselamatan perjalanan, bantuan kemanusiaan, serta pengamanan kegiatan ibadah dan perayaan Tahun Baru. Seluruh tugas tersebut dilaksanakan dengan pendekatan humanis, presisi, dan responsif.
Tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru juga tercermin dari data arus penumpang. Di bandara, jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 64.975 orang, sementara penumpang tiba mencapai 65.619 orang. Adapun di pelabuhan, jumlah penumpang berangkat sebanyak 396.352 orang dan penumpang tiba sebanyak 389.711 orang. Seluruh arus mobilitas tersebut berjalan aman dan lancar berkat pengamanan terpadu bersama instansi terkait.
Selama operasi berlangsung, Polda Kepri dan jajaran juga melakukan berbagai langkah operasional, antara lain penguatan pengamanan jalur transportasi darat, laut, dan udara, pengamanan rumah ibadah, pusat keramaian, dan lokasi wisata, patroli preventif dan dialogis, rekayasa arus lalu lintas di titik padat kendaraan, imbauan kamtibmas dan keselamatan perjalanan, monitoring ketersediaan bahan pokok dan BBM, serta penggelaran personel di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Kabidhumas Polda Kepri menegaskan bahwa hasil pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 mencerminkan komitmen Polda Kepri dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat, sekaligus menghadirkan pelayanan yang humanis selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, instansi terkait, dan unsur pengamanan yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau,” pungkasnya.














