KORANPUBLIKA.CO.ID|Deliserdang,- Program inovasi Jamu Desa 24 yang digagas Bupati Deli Serdang, Dr. Asri Ludin Tambunan, resmi berjalan mulus di awal tahun 2026. Program ini memungkinkan penanganan jalan rusak dalam waktu 24 jam melalui layanan Call Center 112. Masyarakat pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di Kabupaten Deli Serdang, Selasa(27/1/2026).
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, ST, menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima 49 laporan masyarakat melalui Call Center 112. Seluruh laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan survei lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan jalan.
“Untuk kerusakan ringan di bawah 30 persen, langsung kami tangani melalui UPTD. Sedangkan kerusakan lebih berat akan ditangani setelah melalui proses penganggaran dan lelang, karena sudah tertampung dalam APBD,” ungkap Janso.
Dari total laporan yang masuk:
– 12 laporan kerusakan ringan sudah selesai diperbaiki.
– 35 laporan dengan kerusakan di atas 30 persen akan segera ditangani setelah proses lelang.
– 2 laporan tidak dapat ditangani karena merupakan kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat, serta adanya laporan ganda dari masyarakat dengan identitas berbeda.
Program Jamu Desa 24 ini diharapkan menjadi solusi cepat dan efektif dalam memperbaiki infrastruktur jalan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.













