Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Sebagai Warga Negara, Kita Bertanggung Jawab Jaga Persatuan

682
×

Sebagai Warga Negara, Kita Bertanggung Jawab Jaga Persatuan

Sebarkan artikel ini
Tokoh Eks Jamaah Islamiah (JI) Medan Ustaz Ahmad Khumaidi, menjelaskan seluruh warga negara Indonesia semua bersaudara atau disebut ukhuwah Wathaniyah.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Medan,- Tokoh eks Jamaah Islamiyah (JI) Medan, Ustaz Ahmad Khumaidi, menegaskan bahwa seluruh warga negara Indonesia adalah saudara sebangsa yang terikat dalam ukhuwah wathaniyah. Karena itu, setiap warga memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menangkal ancaman paham radikalisme dan terorisme.

“Seluruh warga negara Indonesia itu saudara. Inilah yang disebut ukhuwah wathaniyah, yang bertanggung jawab atas keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Menjaga persatuan dan kesatuan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga masyarakat. Kita bisa mendeteksi dini potensi gangguan di lingkungan masing-masing,” jelas Ustaz Khumaidi dalam Dialog Cinta Tanah Air Melalui Kebersamaan bertema Implementasi Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Guna Menjaga Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif dari Ancaman Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme, Sabtu (7/2/2026) di Cafe Roemah Kayu, Jalan AH Nasution, Medan.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Dialog tersebut dihadiri oleh para peserta dari eks Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan eks Jamaah Islamiyah (JI) Kota Medan. Sehari sebelumnya, Jumat (6/2), mereka juga menggelar deklarasi bertema serupa sekaligus menyalurkan bantuan sembako.

Keamanan sebagai Landasan Utama
Ustaz Khumaidi menekankan bahwa keamanan adalah modal utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bagaimana kondisi negara jika tidak aman? Tentu kita tidak bisa beraktivitas. Bahkan Nabi Ibrahim AS dalam Alquran berdoa agar negerinya dijadikan negeri yang aman. Keamanan adalah modal menuju kemakmuran, sebab apa arti makmur kalau negeri tidak aman,” ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Amri menambahkan bahwa Islam telah menegaskan pentingnya persatuan dan melarang perpecahan.

“Kesatuan adalah pangkal kesuksesan. Bangsa kita bisa merdeka karena bersatunya elemen bangsa. Persatuan adalah hal mutlak sebagai warga negara,” katanya.

Menurutnya, persatuan dan kesatuan akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat dan hebat.

“Persatuan adalah karunia dan nikmat yang harus kita jaga. Cara mensyukuri nikmat persatuan antara lain: saling mengenal, saling memahami, saling tolong-menolong, dan siap menanggung beban saudara kita,” ungkapnya.

example 325×300