Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahNasionalNewsRagam

Pengantaran Kayu Besi untuk Pembangunan Rumah Pastori Jemaat Sejahtera Pougo

561
×

Pengantaran Kayu Besi untuk Pembangunan Rumah Pastori Jemaat Sejahtera Pougo

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 125 balok kayu besi, 325 balok ukuran 5x10, serta 7 kubik kayu berhasil diantarkan ke lokasi pembangunan rumah pastori Jemaat Sejahtera Pougo, Gereja Kemah Injil Kingmi Sinode di Tanah Papua, Klasis Yakemo Koordinator Paniai.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Pougo, Paniai Papua Tengah,- Sebanyak 125 balok kayu besi, 325 balok ukuran 5×10, serta 7 kubik kayu berhasil diantarkan ke lokasi pembangunan rumah pastori Jemaat Sejahtera Pougo, Gereja Kemah Injil Kingmi Sinode di Tanah Papua, Klasis Yakemo Koordinator Paniai. Pengantaran ini menjadi simbol kekompakan dan solidaritas jemaat dalam mendukung pelayanan gereja.

Agus Kayame, selaku Majelis Jemaat Sejahtera Pougo, menyampaikan bahwa ketekunan dan saling mendukung membuat tujuan pelayanan lebih mudah dicapai serta meningkatkan efektivitas kerja fisik gereja.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Setiap harapan dapat terwujud melalui ketekunan dan dukungan bersama,” ujar Agus Kayame kepada wartawan Koranpublika.com, Sabtu (29/3/2026).

Ketua Panitia, Demas Kayame, menambahkan bahwa solidaritas yang erat menciptakan hubungan tak tergoyahkan. Kekompakan pemuda jemaat dan penggiat gereja memastikan keselarasan dalam bertindak dan berpikir, termasuk dalam pengangkatan kayu sebanyak 5 kubik dari Kampung Uwoguku ke Pougo.

“Persatuan yang kompak dan solid menjadi kekuatan utama,” pungkas Demas Kayame.

Senada dengan itu, Nason Kayame selaku Bendahara Panitia menegaskan bahwa pekerjaan Tuhan mencakup penciptaan, pemeliharaan, dan penebusan alam semesta. Dalam konteks iman, hal ini diwujudkan melalui pelayanan fisik di gereja.

“Pekerjaan Tuhan adalah perlindungan dan pelayanan Injil yang nyata,” ungkap Nason Kayame.

Yosua Kayame, dari badan inti Majelis Jemaat Sejahtera Pougo, memberikan apresiasi atas semangat jemaat.

“Melayani Tuhan berarti bekerja dengan tulus, giat, dan memuliakan-Nya dalam setiap aktivitas,” beber Yosua Kayame.

Sementara itu, Paman Kayame menyimpulkan bahwa kerja fisik ini merupakan pelayanan seremonial yang menandai dimulainya konstruksi rumah pastori. Pemuda Wobuguwa turut hadir menyaksikan dan memberikan tenaga dalam proses pengangkatan kayu.

Pengantaran kayu berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (26/3) hingga Sabtu (28/3). Seluruh balok kayu sebanyak 7 kubik telah berhasil diangkut dan ditempatkan di halaman gereja Pougo, tepat di lokasi pembangunan.

“Dengan semangat kebersamaan, pekerjaan ini ditutup dengan sukses,” tutup Kayame.

example 325×300