Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Dinsos Deiyai Terapkan Skema Pemberdayaan Berputar

578
×

Dinsos Deiyai Terapkan Skema Pemberdayaan Berputar

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinsos Deiyai, Yulita Mote, S.S., turun langsung memantau penyaluran bantuan kandang dan ternak babi kepada warga Desa Yagu, Distrik Tigi Barat.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Deiyai, Papua Tengah,- Dinas Sosial Kabupaten Deiyai terus mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Pada Kamis (23/4/2026), Dinsos menyalurkan bantuan kandang dan ternak babi kepada warga Desa Yagu, Distrik Tigi Barat.

Kepala Dinsos Deiyai, Yulita Mote, S.S., turun langsung memantau penyaluran. Ia menjelaskan, program ini menggunakan mekanisme pemberdayaan berputar. Pemerintah membeli bibit ternak dari masyarakat lokal yang sudah memiliki usaha, lalu menyalurkannya kepada warga lain yang belum memiliki.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Intinya, pemerintah beli bibit dari masyarakat Deiyai dan kembalikan lagi ke masyarakat. Warga saling memberdayakan, pemerintah jadi jembatan agar manfaat ekonomi dirasakan bersama,” ujar Yulita.

Salah satu bibit babi yang disalurkan dibeli dari seorang janda di Desa Waghete II, Distrik Tigi. Model ini dinilai memperkuat solidaritas sekaligus menggerakkan ekonomi komunitas.

Tak hanya di sektor peternakan, Dinsos juga akan menerapkan pola serupa di bidang perikanan tahun ini. Skemanya berupa pertukaran komoditas: pembudidaya ikan nila akan menerima bantuan ikan mas, begitu pula sebaliknya.

Program ini menyasar kelompok Daba (miskin), Dobiyo (yatim piatu), dan Miyaa (janda/duda), sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai tentang ekonomi kerakyatan.

Lewat skema berputar, bantuan tidak hanya sampai ke penerima, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi penyedia bibit. Tujuannya memperluas variasi usaha produktif dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

example 325×300