KORANPUBLIKA.CO.ID|Deiyai,- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S., membuka kegiatan sosialisasi sekaligus penyaluran bantuan sosial (bansos) daerah tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Sosial Waghete, Senin (9/3/2026).
Program bansos tahun ini mencakup bantuan tunai Rp70 juta untuk setiap kampung, bantuan sembako berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat yang membutuhkan dan penyaluran melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Perlindungan Sosial Ekstraordiner (PPSE).
Dalam sosialisasi teknis pembagian bantuan, Yulita Mote menegaskan bahwa program dirancang untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya keluarga yang membutuhkan dukungan ekonomi.
“Bansos tahun ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Deiyai. Kami berharap bantuan tunai dan sembako dapat memberikan dukungan nyata bagi kesejahteraan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan di setiap kampung. Proses pembagian akan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan agar manfaatnya benar-benar sampai pada sasaran,” ujar Yulita Mote.
Selain bantuan langsung, pemerintah daerah juga tengah menyusun program lanjutan, antara lain:
– Pendampingan ekonomi produktif bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
– Pengembangan sarana dan prasarana desa.
– Peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai.















