Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahNasionalNewsRagam

Pemkot Cimahi Dorong Inklusivitas Seni Lewat Teater Musikal Hatedu 2026

902
×

Pemkot Cimahi Dorong Inklusivitas Seni Lewat Teater Musikal Hatedu 2026

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengapresiasi terselenggaranya teater musikal dalam rangka memperingati Hari Teater Dunia (Hatedu) 2026 yang digelar di Gor Sangkuriang Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Sabtu (11/4/2026) malam.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Cimahi,- Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengapresiasi terselenggaranya teater musikal dalam rangka memperingati Hari Teater Dunia (Hatedu) 2026 yang digelar di Gor Sangkuriang Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Sabtu (11/4/26) malam. Terlebih, kegiatan tersebut menghadirkan juru bahasa isyarat sehingga kreasi seni tersebut bisa dinikmati masyarakat tuli.

Kegiatan bertema Cimahi Hepi Berekspresi, menampilkan hasil kolaborasi komunitas Masyarakat Teater Cimahi (Masteci), ASN Pemkot Cimahi dan Teater Tuli.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berusaha untuk selalu menjadi pemerintah yang inklusif. Jadi ASN Kota Cimahi juga ada yang bermain peran bareng-bareng dengan Masteci ditambah teman-teman dari Teater Tuli,” ujarnya.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa digelar lagi. “Ini menarik, mudah-mudahan setiap tahun bisa dilakukan kegiatan yang sama dalam rangka Hatedu dengan skala acara yang lebih besar. Kita menginginkan di Cimahi ini banyak aktivitas khususnya yang berbau kreativitas,” katanya.

Pemkot Cimahi masih berupaya menghadirkan ruang seni untuk sarana ekspresi dan apresiasi. “Cimahi ini kan luar biasa banyak sekali seniman lahir dari kota yang kita cintai ini. Jadi kalau komunitas sudah ada, terus kemudian aktivitas juga sudah ada, yang ketiga adalah venue. Kami sedang memikirkan bagaimana ke depan ada tempat untuk masyarakat seni di Kota Cimahi berkreativitas. Sementara, kami berharap seperti seni teater, seni musik, itu bisa tampil di ruang-ruang publik seperti di Alun-alun dan lain sebagainya atau di bangunan yang sudah menjadi ikon Kota Cimahi,” paparnya.

Realisasi penyediaan sarana seni akan dilakukan bertahap hingga 2030. “Kita akan lakukan secara bertahap untuk realisasi kebutuhan ruang kreatif hingga 2030, seiring rencana revitalisasi sejumlah titik di Kota Cimahi, termasuk Sangkuriang,” pungkasnya.

example 325×300