KORANPUBLIKA.CO.ID|Jayapura, Papua,– Asrama Ilaga, tempat tinggal mahasiswa asal Kabupaten Puncak di Kota Studi Jayapura, rusak parah akibat bencana alam, Senin (12/10/2026).
Akibatnya, puluhan mahasiswa terpaksa mengungsi dan membangun tenda darurat di sekitar asrama sebagai tempat tinggal sementara.
Dalam keterbatasan itu, mereka tetap bertahan sambil menunggu perhatian dan perbaikan dari pemerintah daerah.
Kepedulian datang dari Manager Persi Puncak Cartenz, Keril Tabuni. Ia menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas sesama anak Puncak.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai Rp 5.000.000 serta bahan makanan terdiri dari 10 sak beras, supermie, minyak goreng, garam, dan telur.
Bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan harian mahasiswa yang saat ini masih berada di posko pengungsian.
Perwakilan Ikatan Mahasiswa Ilaga (IMI) dan Ikatan Pelajar (IP) Kota Studi Jayapura menyampaikan terima kasih.
“Atas nama seluruh penghuni Asrama Ilaga, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Kaka besar kami, Kakanda Keril Tabuni. Bantuan ini sangat membantu kami yang sedang mengalami musibah. Tuhan Yesus memberkati Kaka dalam tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Mahasiswa juga memohon perhatian dari keluarga besar Kabupaten Puncak di mana pun berada.
“Saat ini kami masih tinggal di tenda posko darurat. Kami mohon perhatian dari abang-abang, kakak-kakak, dan keluarga besar Puncak. Tolong lihat kami anak-anak Asrama Ilaga Jayapura. Kami masih butuh dukungan doa dan bantuan,” pintanya.









