Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Kolaborasi Sosial Diperkuat, DPRD Cimahi Dukung Pelatihan Pemulasaran Jenazah

694
×

Kolaborasi Sosial Diperkuat, DPRD Cimahi Dukung Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Cimahi,– Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelatihan pemulasaran jenazah yang digelar Forum Ormas Cimahi bekerja sama dengan Persikindo, Garda Nasional (GGN), dan Yayasan Baitul Mukhlishin di D’ Kores.

Menurut Wahyu, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi masyarakat dalam mendukung pelayanan sosial yang dibutuhkan warga. Ia menilai pelatihan pemulasaran jenazah tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh layanan yang sesuai dengan tuntunan agama ketika menghadapi situasi duka.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Wahyu memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang secara konsisten melaksanakan program tersebut hingga memasuki angkatan kelima. Ia menilai keberlanjutan program menjadi bukti bahwa organisasi kemasyarakatan mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

“Program yang dijalankan Forum Ormas ini sangat baik karena menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Pelatihan seperti ini menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, keterampilan pemulasaran jenazah merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Di banyak lingkungan masyarakat, jumlah tenaga yang memiliki kemampuan tersebut masih terbatas, sehingga keberadaan relawan atau warga yang terlatih menjadi sangat penting.

Pengalaman serupa, lanjut Wahyu, juga ditemuinya di lingkungan tempat tinggalnya di Kelurahan Leuwigajah. Ketika ada warga yang meninggal dunia, masyarakat sering kali bergantung pada segelintir orang yang memiliki kemampuan mengurus jenazah. Kondisi tersebut dapat menjadi kendala apabila dalam waktu yang berdekatan terdapat lebih dari satu warga yang membutuhkan layanan serupa.

Karena itu, ia berharap pelatihan seperti ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar semakin banyak warga yang memiliki kompetensi dasar dalam pemulasaran jenazah dan siap membantu sesama saat diperlukan.

“Dengan semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan ini, kebutuhan warga dapat terlayani dengan lebih baik dan proses pengurusan jenazah dapat dilakukan secara tertib sesuai syariat,” ujarnya.

Wahyu juga menekankan bahwa keberhasilan berbagai program sosial tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komunikasi yang baik serta kerja sama yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan unsur masyarakat agar berbagai persoalan sosial dapat diatasi secara bersama-sama.

Menurutnya, kolaborasi yang selama ini terjalin harus terus diperkuat sehingga berbagai program kemasyarakatan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Cimahi.

“Ke depan, DPRD Kota Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi, dan Forum Ormas harus terus menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama. Semangat kebersamaan ini penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pelatihan pemulasaran jenazah tersebut menjadi salah satu contoh upaya membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kapasitas warga, kegiatan itu juga memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas yang menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Cimahi.

example 325×300