Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

23 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Maspuah Menangis Haru Saat Rumahnya Diperbaiki TNI

674
×

23 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Maspuah Menangis Haru Saat Rumahnya Diperbaiki TNI

Sebarkan artikel ini
Brigjen TNI R Benni Arifin saat melakukan monitoring program TMMD di Desa Bangunjaya, Kec Langkaplancar Kab Pangandaran, Rabu, 4 November 2026.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,- Air mata Maspuah (59), warga Dusun Limusnunggal RT 09 RW 01, Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tak terbendung saat menerima kunjungan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wassev) TMMD ke-130, Brigjen TNI R Benni Arifin, Rabu(4/11/2026).

Selama 23 tahun, Maspuah menjalani hidup seorang diri di sebuah rumah berdinding dan bertiang rapuh. Rumah yang menjadi tempatnya berteduh sejak suaminya meninggal itu kini mendapat bantuan perbaikan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Sebagai janda dengan lima anak, Maspuah harus menjalani hari-harinya sendiri. Anak-anaknya kini telah berkeluarga dan tinggal terpisah.

Kondisi rumah yang ditempatinya pun jauh dari kata layak. Atap kerap bocor, sementara sejumlah tiang bangunan sudah rapuh. Setiap hujan deras turun, rasa khawatir selalu menghantuinya.

Bahkan, Maspuah pernah beberapa kali terpaksa mengungsi ke rumah anaknya karena khawatir rumahnya ambruk. Ia mengingat kejadian ketika sebuah pohon tumbang dan menimpa bagian atap rumahnya.

“Kalau sedang hujan suka takut. Soalnya pernah ada pohon yang tumbang hingga menimpa atap rumah,” kata Maspuah.

Ia mengaku sudah beberapa kali mengusulkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni melalui pemerintah desa. Namun, harapannya belum juga terwujud.

Kini, kondisi tersebut mulai berubah setelah rumahnya masuk dalam sasaran program Rutilahu TMMD ke-130. Bantuan itu menjadi harapan baru bagi Maspuah untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran TNI yang telah membantu memperbaiki rumahnya.

“Terima kasih TNI sudah membantu saya untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Bagi Maspuah, program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Setelah 23 tahun bertahan di rumah yang kerap membuatnya diliputi ketakutan saat hujan, bantuan tersebut menjadi kesempatan untuk menjalani hidup dengan lebih tenang.

Kunjungan Brigjen TNI R Benni Arifin ke rumah Maspuah merupakan bagian dari agenda pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD ke-130 di Kabupaten Pangandaran. Dalam monitoringnya, Benni didampingi oleh Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono serta Wakapolres Kompol Glatiko Nagiewanto.

Benni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan, berjalan sesuai dengan target.

“Kita lihat tadi mulai dari tahap perencanaan, persiapan, sampai pelaksanaan. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan SKPD terkait progres saat ini, mengingat delapan hari lagi akan ditutup,” kata Benni.

Menurut dia, koordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terus dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik maupun dukungan anggaran dapat terlaksana secara optimal.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat serta sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangandaran dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Dari hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan jalan telah mencapai 95 persen. Capaian itu dinilai cukup baik menjelang penutupan TMMD.

Meski demikian, Benni meminta seluruh jajaran yang terlibat mempercepat penyelesaian sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan jembatan, jalan, gorong-gorong, sumur bor hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

“Untuk jembatan, jalan, gorong-gorong, sumur bor dan rutilahu harus dipercepat agar bisa selesai tepat waktu. Tadi dari pihak pemerintah daerah dan PUPR juga sudah menyanggupi. Mudah-mudahan sasaran ini semua bisa tercapai,” tuturnya.

example 325×300