KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Sebanyak 1.657 pemudik diberangkatkan melalui program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Program ini menjadi bagian dari komitmen DEFEND ID untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tertib, Selasa(17/3/2026).
Mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”, DEFEND ID menyiapkan 34 unit bus yang akan mengantarkan para pemudik menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra. Program ini tidak hanya menjadi sarana transportasi bagi masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata industri strategis nasional dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Prosesi flag off keberangkatan pemudik dari Bandung dilaksanakan secara simbolis di Gedung Sate oleh Direktur Teknologi & Manajemen Risiko PT Len Industri (Persero), Amalia Maya Fitri, bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan
Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman, seluruh armada bus yang digunakan dalam program ini telah melalui pemeriksaan teknis secara menyeluruh dan dipastikan dalam kondisi laik jalan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen DEFEND ID dalam mengutamakan keselamatan para pemudik selama perjalanan.
Program Mudik Gratis DEFEND ID tahun ini melayani sejumlah rute strategis dari beberapa kota keberangkatan. Dari Bandung, pemudik diberangkatkan menuju Palembang, Lampung, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Dari Subang, perjalanan difasilitasi menuju Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Solo. Sementara dari Jakarta, pemudik diberangkatkan menuju Surabaya, Palembang, Yogyakarta, serta Solo. Adapun dari Surabaya, perjalanan dilanjutkan menuju Yogyakarta, Kediri, Banyuwangi, Sumenep, hingga Semarang.
Direktur Teknologi & Manajemen Risiko PT Len Industri (Persero), Amalia Maya Fitri menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen DEFEND ID untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Sebagai holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID tidak hanya berperan dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat. Melalui program Mudik Gratis ini, kami berharap masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, tanpa terkendala biaya, sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan bahwa program mudik ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN. “Program mudik ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN. Kegiatan ini dihadirkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk melepas rindu dan berkumpul kembali dengan sanak saudara di kampung halaman,” ujarnya.
Erwan juga mengapresiasi langkah dari Defend ID atas terselenggaranya program ini, sebagai ulaha turut mengurangi risiko kecelakaan, terlebih dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang sangat besar.
PT Len Industri (Persero) sebagai holding industri pertahanan nasional, DEFEND ID yang beranggotakan PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana, terus menghadirkan berbagai inovasi teknologi strategis karya anak bangsa yang berperan penting dalam memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus mendukung kemandirian industri nasional. DEFEND ID tidak hanya berperan dalam pengembangan teknologi strategis untuk memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga memiliki komitmen untuk menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui berbagai inisiatif sosial, perusahaan berupaya memastikan bahwa kehadiran industri strategis nasional tidak hanya berdampak pada penguatan kedaulatan dan kemandirian teknologi bangsa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.















