Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Tina Wiryawati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sunda

939
×

Tina Wiryawati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sunda

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian budaya Sunda di tengah derasnya arus modernisasi.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian budaya Sunda di tengah derasnya arus modernisasi. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan sapa warga berbasis budaya di Kabupaten Kuningan, Senin (16/3/2026).

Dalam acara tersebut, Tina tidak hanya berdialog dengan masyarakat, tetapi juga menghadirkan suasana khas Sunda melalui beragam ekspresi seni dan tradisi lokal. Menurutnya, pendekatan budaya menjadi jembatan yang efektif untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Tina menilai, kemajuan teknologi dan globalisasi membawa manfaat besar, namun juga berpotensi menjauhkan generasi muda dari akar budayanya. “Budaya Sunda adalah identitas kita. Jangan sampai anak-anak muda kehilangan jati diri karena terlalu larut dalam budaya luar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa budaya bukan sekadar simbol atau acara seremonial, melainkan nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun. Filosofi silih asih, silih asah, silih asuh disebutnya sebagai landasan luhur masyarakat Sunda yang harus terus dijaga dalam keseharian.

Melalui kegiatan tersebut, Tina berharap masyarakat, khususnya kalangan muda, semakin mencintai dan memahami kebudayaan daerah. Ia mendorong agar kegiatan seni dan budaya lebih sering digelar, baik di tingkat desa maupun kabupaten, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Lebih jauh, Tina menilai budaya Sunda memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan sosial sekaligus ekonomi kreatif. Seni tradisional, kuliner khas, hingga bahasa daerah dapat menjadi identitas yang membanggakan sekaligus peluang bagi sektor pariwisata. “Kalau budaya kita kuat, identitas kita juga kuat. Budaya bisa menjadi daya tarik luar biasa bagi daerah,” katanya.

Ia juga mengajak orang tua dan tokoh masyarakat untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Pendidikan budaya, menurutnya, tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Tina berharap generasi muda Jawa Barat tidak malu menggunakan bahasa Sunda, mengenal kesenian tradisional, serta memahami nilai-nilai kearifan lokal. “Budaya Sunda jangan sampai hanya jadi cerita masa lalu. Kita harus memastikan budaya ini tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Dengan pendekatan berbasis budaya, Tina optimistis hubungan masyarakat dengan tradisi lokal akan semakin erat, sehingga budaya Sunda tetap terjaga dan menjadi kebanggaan di tengah perubahan zaman.

example 325×300