Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsPendidikanRagam

Dedi Mulyadi Larang Kepala Sekolah Terima Siswa Titipan di Sekolah Maung

862
×

Dedi Mulyadi Larang Kepala Sekolah Terima Siswa Titipan di Sekolah Maung

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, H. Muhamad Sidkon Djampi, S.H., M.M.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip dalam proses penerimaan siswa baru di Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang mulai membuka pendaftaran pada 25–29 Mei 2026.

Dedi menekankan, sekolah unggulan yang disiapkan Pemprov Jawa Barat itu diperuntukkan bagi siswa dengan kualifikasi akademik maupun nonakademik terbaik sehingga seluruh proses seleksi harus berjalan transparan dan berintegritas.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

“Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun,” kata Dedi, Senin (25/5/2026).

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Jawa Barat Komisi I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, H. Muhamad Sidkon Djampi, S.H., M.M, mendukung penuh langkah gubernur. Ia menilai kebijakan ini penting untuk menjaga marwah sekolah unggulan yang memang dirancang mencetak generasi berkualitas.

“Kami di DPRD mendukung sikap tegas Gubernur. Sekolah unggulan harus bebas dari praktik titip-menitip karena itu akan merusak tujuan utama pembentukan sekolah, yakni mencetak sumber daya manusia terbaik,” ujar Kang Sidkon.

Kang Sidkon menambahkan, DPRD akan mengawasi jalannya penerimaan siswa baru agar tidak terjadi penyimpangan. Menurutnya, transparansi dan integritas harus menjadi prinsip utama dalam seleksi.

“Kami akan ikut mengawasi agar tidak ada celah bagi pihak-pihak yang mencoba menitipkan anaknya. Jika ada penyimpangan, harus segera ditindak sesuai aturan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah dan panitia penerimaan siswa untuk tidak tergoda intervensi pihak luar. “Integritas adalah harga mati. Kepala sekolah maupun panitia harus berani menolak segala bentuk titipan,” kata Kang Sidkon.

Dengan adanya pengawasan ketat dari pemerintah daerah dan DPRD, Kang Sidkon berharap Sekolah Maung benar-benar menjadi lembaga pendidikan unggulan yang melahirkan generasi berprestasi tanpa intervensi.

example 325×300