KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Rumah Sakit Hermina Arcamanik resmi menjalin kerja sama strategis dengan Komunitas Kawan Stroke Indonesia (KASI) dalam upaya memperkuat layanan pemulihan dan pendampingan bagi para penyintas stroke. Kolaborasi ini ditandai dengan pertemuan lintas sektor yang berlangsung hangat dan penuh semangat di RS Hermina Arcamanik, dihadiri oleh puluhan penyintas stroke dari berbagai kota serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jumat(28/11/2025).
Direktur RS Hermina Arcamanik, dr. Hilman Ruhyat MMRS, CRP, MQM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan layanan pasca-perawatan rumah sakit, khususnya bagi pasien stroke.
“Layanan unggulan kami adalah neurologi, dengan fasilitas dan tenaga medis yang lengkap. Namun, kami menyadari bahwa penanganan stroke tidak berhenti di rumah sakit. Kolaborasi dengan KASI memungkinkan kami menjangkau penyintas lebih luas, mendukung pemulihan mereka secara berkelanjutan,” ujar dr. Hilman.

Sebagai rumah sakit penerima penghargaan “Gold Standard” dalam layanan stroke di Jawa Barat, RS Hermina Arcamanik terus berbenah untuk memberikan pelayanan cepat dan menyeluruh. Salah satu inovasi yang diunggulkan adalah sistem “Code Stroke” yang mengaktifkan seluruh lini layanan terkait stroke secara simultan, mulai dari IGD, radiologi, farmasi, hingga perawatan intensif.
Dewan Pembina Phillips Gunawan menegaskan pentingnya sinergi antara komunitas dan fasilitas kesehatan.
“Stroke bukan hanya soal pengobatan di rumah sakit, tapi juga pemulihan jangka panjang. KASI hadir untuk mendampingi penyintas agar bisa pulih bersama, saling menyemangati, dan tetap produktif,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 60 peserta, termasuk 40 penyintas dari Jakarta dan 20 dari Bandung. KASI sendiri telah memiliki lebih dari 6.500 anggota aktif secara daring, dengan cabang di Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, dan Bandung.
Cici Feby Renowati, S.Kep., perwakilan dari UPTD Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Saya sungguh terharu. Komunitas seperti KASI memberi harapan baru bagi penyintas stroke. Mereka tidak merasa sendiri, ada keluarga besar yang mendukung. Kerja sama dengan RS Hermina Arcamanik menjadi fasilitas luar biasa untuk pemulihan di Kota Bandung,” ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan antara rumah sakit dan komunitas dalam mendukung pemulihan pasien stroke secara holistik. RS Hermina Arcamanik berkomitmen untuk terus mendampingi penyintas, termasuk dengan layanan khusus bagi anggota KASI, seperti pemantauan pasca-rawat inap dan rujukan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa setelah keluar dari rumah sakit, penyintas tetap mendapatkan dukungan. Dengan KASI, kami bisa menjembatani proses pemulihan agar kualitas hidup mereka meningkat,” tutup dr. Hilman.
















