KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Rumah Sakit Hermina Arcamanik kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkualitas tinggi. Tak hanya fokus pada aspek medis, RS Hermina Arcamanik juga memperhatikan detail-detail kecil yang menunjang kenyamanan pasien dan pengunjung, mulai dari area parkir hingga kebersihan lingkungan rumah sakit. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RS Hermina Arcamanik, dr. Hilman Ruhyat, MMRS., CRP.,MQM dalam keterangannya kepada media, Senin(19/1/2026).
“Kami percaya bahwa kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya diukur dari kompetensi medis, tetapi juga dari bagaimana kami menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan bersih bagi pasien serta keluarga,” ujar dr. Hilman.
Menurutnya, pengalaman pasien dimulai sejak mereka memasuki area rumah sakit. Oleh karena itu, RS Hermina Arcamanik terus melakukan perbaikan dan penataan area parkir agar lebih tertib, aman, dan mudah diakses.
“Kami memahami bahwa kenyamanan pasien dan keluarga dimulai dari kesan pertama. Area parkir yang rapi dan aman menjadi bagian dari pelayanan kami,” tambahnya.
Selain fasilitas fisik, RS Hermina Arcamanik juga menempatkan kebersihan sebagai prioritas utama. Seluruh area rumah sakit, mulai dari ruang tunggu, kamar rawat inap, hingga fasilitas umum, dijaga kebersihannya secara berkala oleh tim kebersihan profesional.
“Kami memiliki standar operasional kebersihan yang ketat. Setiap sudut rumah sakit harus mencerminkan komitmen kami terhadap kesehatan dan kenyamanan,” jelas dr. Hilman.
RS Hermina Arcamanik juga terus memperkuat pendekatan pelayanan yang humanis, dengan mengedepankan keramahan, empati, dan komunikasi yang baik antara tenaga medis dan pasien. Pelatihan rutin bagi staf medis dan non-medis menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan.
“Kami ingin setiap pasien merasa didengar, dihargai, dan dilayani dengan sepenuh hati. Ini adalah nilai yang kami pegang teguh,” tegasnya.
Sebagai bagian dari jaringan RS Hermina Group, rumah sakit ini juga aktif melakukan evaluasi berkala terhadap standar mutu pelayanan, termasuk melalui survei kepuasan pasien dan audit internal. Inovasi layanan berbasis teknologi juga terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas.
“Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Setiap kritik dan saran menjadi bahan evaluasi untuk terus tumbuh dan melayani lebih baik,” pungkas dr. Hilman.















