KORANPUBLIKA.CO.ID|Cimahi,- Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi NasDem, Sri Hendarsih S.Pd., yang juga menjabat di Komisi I, menggelar kegiatan reses masa sidang di wilayah Daerah Pemilihan Cimahi Selatan di GOR Amanah Jln. Kihapit Barat, RT 11 RW 009 Kelurahan Leuwi Gajah. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 500 konstituen dari berbagai RW, termasuk RW 2, 4, 7, 8, 9, 10, dan 19, yang berasal dari Kelurahan Utama, Cibeber, dan Leuwigajah, Sabtu(22/11/2025).
Dalam sambutannya, Sri Hendarsih menyampaikan bahwa kegiatan reses ini merupakan momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. “Harapan saya sebagai anggota Komisi I dan Fraksi NasDem adalah agar masyarakat kita semakin sejahtera, terutama dalam hal pelayanan publik, infrastruktur, penerangan jalan, dan pengelolaan sampah,” ujarnya.
Beberapa aspirasi utama yang disampaikan warga dalam reses ini antara lain:
– BPJS Gratis: Warga berharap agar program BPJS gratis dapat diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
– Bantuan Sosial: Masyarakat meminta agar penyaluran dana bantuan sosial dari pemerintah lebih tepat sasaran dan transparan.
– Pengelolaan Sampah: Persoalan sampah menjadi perhatian utama. Warga mengusulkan agar setiap RW difasilitasi mesin pengolah sampah untuk mendukung program pemilahan dan daur ulang. Mereka berharap adanya dukungan anggaran dari pemerintah agar pengelolaan sampah bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
Sri Hendarsih menanggapi serius berbagai masukan tersebut. Ia menyampaikan bahwa realisasi dari aspirasi-aspirasi yang telah dihimpun selama tiga kali masa reses akan diupayakan masuk dalam anggaran murni tahun 2026.
Terkait isu sampah, Sri Hendarsih menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengusulkan sistem pengelolaan sampah berbasis RW, di mana setiap wilayah memiliki mesin pengolah sampah organik dan anorganik. Hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali dalam bentuk kerajinan atau produk daur ulang.
“Masalah sampah ini masih menjadi PR besar di Kota Cimahi. Biaya pengelolaannya sangat tinggi, bahkan bisa mencapai triliunan rupiah. Maka dari itu, saya mendorong agar kita bisa mulai dari diri sendiri, dari lingkungan kita, untuk memilah dan mengelola sampah dengan baik,” tegasnya.
Kegiatan reses ini ditutup dengan pembagian doorprize untuk para konstituen harapan besar agar seluruh aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah daerah dan pusat. Sri Hendarsih juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyuarakan kebutuhan dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
















