KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,– Presiden Prabowo Subianto menyiapkan paket stimulus ekonomi dan bantuan sosial pangan untuk menjaga stabilitas inflasi serta memperkuat daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kebijakan ini mencakup penyaluran bansos pangan hingga pemberian diskon besar pada sektor transportasi dan infrastruktur jalan tol.
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Demokrat, Ronny Hermawan, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak langsung pada masyarakat Jawa Barat yang setiap tahunnya menjadi salah satu pusat arus mudik terbesar di Indonesia.
“Stimulus ini bukan hanya menjaga daya beli, tetapi juga memastikan masyarakat Jawa Barat dapat menjalani tradisi mudik dengan lebih tenang. Potongan harga transportasi dan distribusi pangan yang lancar akan sangat membantu,” ujar Ronny di Bandung, Kamis (29/1/2026).
Ronny menekankan bahwa Jawa Barat sebagai provinsi dengan populasi terbesar memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga. Ia berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dengan kebijakan pusat untuk memastikan distribusi beras dan komoditas strategis berjalan optimal hingga ke tingkat desa.
“Kami di DPRD akan mengawal agar kebijakan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai bansos pangan hanya berhenti di kota besar, tetapi harus menjangkau pelosok,” tambahnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil rumusan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di Kantor Kemenko Perekonomian. Stimulus transportasi mencakup potongan harga tiket pesawat, kereta api, angkutan laut dan darat, sementara distribusi pangan difokuskan pada komoditas beras untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, Gubernur BI Perry Warjiyo, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu menjaga pergerakan ekonomi tetap sehat di tengah tingginya konsumsi masyarakat selama momentum Idulfitri.
Ronny menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPRD Jawa Barat untuk mendukung kebijakan nasional yang berpihak pada rakyat.
“Lebaran adalah momentum kebersamaan. Kebijakan ini harus menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat,” pungkasnya.















