KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah terus dilakukan di wilayah RW 03 Kelurahan Cisaranten Endah. Pada Kamis, 30 April 2026, digelar kegiatan sosialisasi sekaligus pembagian tempat Sampah Organik Dapur (SOD) yang berlangsung di Gedung Serbaguna RT 02.
Sebanyak kurang lebih 100 unit tempat sampah organik dibagikan kepada warga RW 03 yang mencakup 6 RT. Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
Materi pertama disampaikan oleh Intan Nurrachmi, selaku PIC dan DPL RW 03 sekaligus dosen Universitas Islam Bandung (Unisba). Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya memilah sampah organik dan non-organik serta berbagi pengalaman dari wilayah lain yang telah berhasil mengelola sampah secara optimal. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat (social engineering) agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Selanjutnya, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Yulie Budiasih, turut memberikan pemaparan. Ia menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan kemudian ditutup dengan arahan dari Ketua RW 03, Gustono, yang mengajak seluruh warga untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan bersama.
Sebagai bentuk dukungan nyata, dilakukan penyerahan simbolis 100 unit tempat sampah organik kepada warga. Bantuan ini merupakan bagian dari program CSR Bank BJB yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dalam memilah sampah organik. Acara ini dihadiri oleh warga dari masing-masing RT, mahasiswa Unisba, para ketua RT, serta perwakilan dari Kelurahan Cisaranten Endah. Kolaborasi berbagai pihak tersebut menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.










