KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,- Kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan Indonesia. Perubahan pola konsumsi, meningkatnya kebutuhan sumber daya, serta tantangan pengelolaan lingkungan mendorong berbagai pihak untuk mencari solusi yang tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga dapat dirasakan oleh generasi mendatang, Rabu(26/8/2026).
Semangat tersebut menjadi salah satu alasan Itqan Peduli turut hadir dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 yang diselenggarakan di SMESCO Convention Hall, Jakarta. Forum yang berlangsung pada 26 – 27 Agustus 2026 ini menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk membahas langkah konkret dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau di Indonesia.
Kehadiran Itqan Peduli dalam kegiatan ini bukan sekadar mengikuti sebuah forum, tetapi menjadi bagian dari upaya untuk terus memperluas wawasan, membangun kolaborasi, dan melihat peluang kontribusi lembaga sosial dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat sekaligus lingkungan.
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 dan Semangat Ekonomi Hijau
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 mengangkat tema besar “Indonesia’s Green Economy Leap: Transforming the Future of Competitiveness”. Forum ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, organisasi masyarakat sipil, inovator, hingga generasi muda.
Berbagai isu strategis mengenai keberlanjutan dibahas dalam forum ini. Salah satunya adalah Circular Economy atau ekonomi sirkular yang menjadi salah satu thematic forum pada penyelenggaraan tahun ini. Forum Circular Economy secara khusus membahas efisiensi sumber daya, inovasi sirkular, pengurangan limbah, serta kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi ekonomi hijau Indonesia.
Ekonomi sirkular menjadi semakin penting karena menawarkan cara pandang yang berbeda dalam menggunakan sumber daya. Jika dalam pola ekonomi linear barang umumnya digunakan kemudian dibuang, ekonomi sirkular berupaya mempertahankan nilai produk dan material selama mungkin melalui penggunaan kembali, perbaikan, pengolahan, dan berbagai bentuk pemanfaatan lainnya.
Dengan pendekatan tersebut, sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat memiliki nilai kembali. Sumber daya tidak hanya digunakan sekali, tetapi diupayakan agar dapat memberikan manfaat selama mungkin.
Bagi Itqan Peduli, gagasan ini memiliki relevansi dengan semangat pemberdayaan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya menciptakan peluang ekonomi dan meningkatkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Menjaga Lingkungan dalam Perspektif Islam
Kepedulian terhadap lingkungan bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Sebaliknya, Islam mengajarkan manusia untuk menjaga bumi dan tidak melakukan kerusakan.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 56:
وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ ٥٦
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik”
(QS. Al-A’raf ayat 56).
Ayat tersebut juga mengingatkan bahwa rahmat Allah dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk memperlakukan bumi dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, tanggung jawab tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pemborosan, menggunakan barang secara bijak, menjaga kebersihan lingkungan, dan memanfaatkan sumber daya sesuai kebutuhan.
Nilai tersebut sejalan dengan semangat keberlanjutan. Menjaga lingkungan bukan hanya tentang bagaimana kita memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga tentang bagaimana kita memastikan sumber daya dan lingkungan tetap dapat memberikan manfaat di masa depan.
Kebaikan yang Memberikan Manfaat
Islam juga memberikan perhatian besar terhadap perbuatan yang memberikan manfaat bagi makhluk lain.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seorang Muslim menanam tanaman atau menabur benih, lalu dimakan oleh burung, manusia, atau hewan, melainkan menjadi sedekah baginya.”
Hadis tersebut diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari No. 2320 dari Anas bin Malik r.a.
Hadis ini menunjukkan bahwa sebuah tindakan yang memberikan manfaat kepada makhluk lain dapat bernilai sebagai sedekah. Menanam dan menjaga sesuatu yang kemudian memberikan manfaat bagi manusia maupun hewan merupakan salah satu bentuk kebaikan yang mendapat perhatian dalam ajaran Rasulullah SAW.
Semangat ini dapat menjadi inspirasi dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Ketika seseorang melakukan tindakan yang memberikan manfaat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain dan makhluk hidup di sekitarnya, maka manfaat tersebut memiliki nilai yang lebih luas.
Dalam konteks kehidupan saat ini, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Itqan Peduli: Menghubungkan Kepedulian dengan Kebermanfaatan
Sebagai lembaga yang membawa semangat kepedulian sosial, Itqan Peduli melihat bahwa isu lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.
Lingkungan yang sehat akan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik. Sebaliknya, lingkungan yang tidak terkelola dengan baik dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Karena itu, upaya menjaga lingkungan perlu melibatkan masyarakat sebagai bagian dari solusi. Masyarakat bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat menjadi pelaku perubahan.
Konsep ekonomi sirkular memberikan peluang untuk mewujudkan hal tersebut. Pengelolaan barang yang sudah tidak digunakan, pemanfaatan kembali material, pengurangan limbah, hingga pengembangan produk yang memiliki nilai guna dapat menjadi bagian dari kegiatan pemberdayaan.
Jika dilakukan dengan tepat, kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang keterampilan dan ekonomi bagi masyarakat.
Inilah salah satu nilai penting yang dapat dibawa dalam semangat Itqan Peduli: bahwa kepedulian tidak berhenti pada rasa prihatin, tetapi perlu dilanjutkan dengan tindakan yang memberikan manfaat.
Teman Peduli, Bersama Mewujudkan Perubahan
Perubahan menuju Indonesia yang lebih hijau tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.
Di sinilah Teman Peduli memiliki peran penting.
Teman Peduli adalah mereka yang bersedia mengambil bagian dalam berbagai bentuk kebaikan. Tidak harus selalu melalui langkah besar. Kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat merupakan bagian dari langkah kecil yang dapat dilakukan bersama.
Ketika langkah-langkah tersebut dilakukan oleh semakin banyak orang, dampaknya tentu akan menjadi lebih besar.
Karena itu, Itqan Peduli mengajak seluruh Teman Peduli untuk melihat isu lingkungan bukan sebagai persoalan yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Justru, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita.
Dari Forum Menuju Aksi Nyata
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 memberikan ruang bagi berbagai pihak untuk bertukar gagasan mengenai keberlanjutan dan membangun kolaborasi. Forum ini tidak hanya membahas ekonomi sirkular, tetapi juga berbagai isu lain seperti praktik keberlanjutan perusahaan, ekosistem green jobs, kota berkelanjutan, dan inklusi keuangan.
Bagi Itqan Peduli, forum seperti ini menjadi kesempatan untuk belajar dari berbagai praktik dan perspektif yang berkembang di bidang keberlanjutan.
Namun, keberlanjutan tidak cukup hanya menjadi topik diskusi.
Gagasan yang baik perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata.
Dari forum dan diskusi, diharapkan muncul peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan menjadi program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Lembaga sosial, dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dapat saling melengkapi untuk menciptakan solusi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Itqan Peduli siap menjadi bagian dari proses tersebut dengan terus membuka ruang untuk kolaborasi dan mengembangkan berbagai bentuk kepedulian yang dapat memberikan manfaat lebih luas.
Membangun Indonesia Hijau dari Langkah Kecil
Mewujudkan Indonesia hijau bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan besar. Setiap orang memiliki kesempatan untuk mengambil bagian.
Satu tindakan kecil mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika dilakukan bersama-sama dan secara konsisten, tindakan tersebut dapat menjadi gerakan yang membawa perubahan.
Islam sendiri mengajarkan agar manusia tidak membuat kerusakan di bumi dan senantiasa melakukan kebaikan. Allah SWT mengingatkan dalam QS. Al-A’raf ayat 56 bahwa rahmat-Nya dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.
Rasulullah SAW juga menunjukkan bahwa manfaat yang lahir dari sebuah tanaman yang ditanam seorang Muslim dapat menjadi sedekah baginya ketika dimanfaatkan oleh manusia maupun makhluk hidup lainnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu harus berbentuk sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah adanya manfaat dan ketulusan dalam melakukannya.
Karena itu, semangat keberlanjutan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemaslahatan. Menjaga lingkungan, mengurangi pemborosan, memanfaatkan sumber daya secara bijak, dan memberikan manfaat kepada sesama merupakan bentuk kepedulian yang dapat dimulai dari sekarang.
Itqan Peduli dan Teman Peduli, Bersama Menuju Indonesia Hijau
Kehadiran Itqan Peduli dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 menjadi salah satu langkah untuk terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan membuka peluang kolaborasi dalam menghadirkan perubahan yang lebih luas.
Semangat menuju Indonesia hijau membutuhkan perjalanan yang panjang. Namun, perjalanan tersebut dapat dimulai dari satu langkah sederhana: peduli.
Peduli terhadap lingkungan.
Peduli terhadap masyarakat.
Peduli terhadap keberlanjutan generasi mendatang.
Dan yang tidak kalah penting, peduli untuk terus menghadirkan manfaat.
Bersama Teman Peduli, Itqan Peduli ingin terus menumbuhkan semangat bahwa setiap orang dapat mengambil bagian dalam menciptakan perubahan.
Karena bumi bukan hanya tempat kita hidup hari ini, tetapi juga amanah yang perlu dijaga untuk kehidupan yang akan datang















