Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Over Kapasitas, Bupati Pnagandaran Termasuk Dandim dan Kadis PU Terjungkal di Jembatan Gantung

663
×

Over Kapasitas, Bupati Pnagandaran Termasuk Dandim dan Kadis PU Terjungkal di Jembatan Gantung

Sebarkan artikel ini
Over Kapasitas akibatkan besi penahan sling patah menyebabkan rombongan Bupati dan pejabat terjungkal di jembatan gantung, Senin(31/8/2026). (Foto:Warga)

KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,- Petaka datang di hari bahagia. Jembatan Gantung Pongpet yang baru saja diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mendadak ambruk.

Peristiwa terjadi Minggu 30 Agustus 2026 sore, di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Ironisnya, jembatan roboh saat masih dipakai upacara peresmian.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Saat kejadian, ada sekitar 50 orang di atas jembatan. Di antaranya Bupati Citra Pitriyami, Kepala Dinas PU Ling Nugraha Senjaya dan Dandim 0626 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.

Baru gunting pita, rombongan melintasi tepat di tengah jembatan gantung langsung goyang dan rombongan terjungkal akibat struktur jembatan anjlok.

Menurut saksi di lokasi, insiden bermula usai prosesi seremoni. Rombongan bupati mencoba melintasi jembatan untuk simbolis.

Tiba-tiba terdengar bunyi “krek”. Salah satu angkur atau konstruksi pengikat jembatan dilaporkan patah. Seketika itu juga seluruh badan jembatan ambruk ke bawah.

Dugaan sementara, jembatan tidak kuat menahan beban. Over kapasitas jadi biang keroknya. Padahal jembatan itu baru saja selesai dibangun dan diresmikan.

Meski kejadianya mencekam, Tuhan masih melindungi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun sejumlah orang dilaporkan mengalami luka. Kepala Dinas PU Ling Nugraha Senjaya kena luka lecet. Beberapa warga lain juga terpental dan mengalami memar.

Bupati Citra Pitriyami sendiri tampak terguncang dan syok melihat jembatan kebanggaannya roboh di depan mata.

Kabag Humas Pemda Pangandaran Raden Detty Marieta saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut insiden terjadi Minggu 30 Agustus 2026 sore.

“Tadi benar kejadiannya sore,” kata Detty saat dihubungi awak media, Senin(31/8/2026)

Ia memastikan kondisi Bupati baik-baik saja. “Aman gak ada korban, kena kawat memar di bagian tangan,” ucapnya.

Ambruknya Jembatan Pongpet ini langsung jadi sorotan. Publik mempertanyakan kualitas pembangunan dan uji kelayakan sebelum diresmikan.

Bagaimana mungkin jembatan baru bisa roboh hanya karena dilewati 50 orang. Padahal jembatan gantung seharusnya mampu menahan beban ratusan kilogram.

Warga Desa Margacinta kecewa. Jembatan ini tadinya jadi harapan besar untuk mempermudah akses antar dusun dan mendongkrak ekonomi wisata di Cijulang.

Kini harapan itu pupus sementara. Warga harus kembali memutar jauh karena akses putus.

Pemkab Pangandaran diminta segera melakukan audit dan evaluasi total. Jangan sampai kejadian serupa terulang di proyek lain.

Dinas PU juga harus bertanggung jawab. Siapa perencana, siapa pelaksana, dan bagaimana proses pengawasannya harus dibuka seterang-terangnya.

Warga berharap pemerintah segera membangun ulang Jembatan Pongpet dengan konstruksi yang lebih kuat dan standar keamanan tinggi.

Jangan sampai karena satu insiden, nama baik Pemda Pangandaran tercoreng. Momentum peresmian yang harusnya jadi kebanggaan, malah jadi mimpi buruk.

Kini bola ada di tangan Bupati Citra Pitriyami. Warga menunggu langkah cepat, transparan, dan solusi nyata. Bukan sekadar janji, “tegasnya.

Sementara itu, warga sodongkopo yang ikut hadir peresmian jembatan Pongpet Desa Margacinta Mulih(52) saat dihubungi membenarkan kejadiannya sore pada hari minggu.

Saat itu Bupati Pangandaran meresmikan jembatan dengan melakukan gunting pita dan rombongan langsung meninjau dengan melewati jembatan gantung dan tanpa di sadari jembatan itu ambruk, ” ujarnya.

Diduga ambruknya jembatan gantung diakibatkan besi pengikat sling tak kuat menahan jadinya patah dan kedua sling bawah tidak tak kuat menahan beban, “katanya.

Hingga kini jembatan Pongpet Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran langsung dijaga ketat anggota TNI AD.

example 325×300