Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahNasionalNewsRagam

Kisah IPDA Oji Fauzi, Polisi Yang Jadi Jurnalis Selama Dua Tahun

596
×

Kisah IPDA Oji Fauzi, Polisi Yang Jadi Jurnalis Selama Dua Tahun

Sebarkan artikel ini
KBO Intelkam Polres Pangandaran, IPDA Oji Fauzi saat menengahi penyelesaian konflik pertanahan.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,– Menjadi jurnalis bukanlah profesi yang asing bagi Inspektur Dua (Ipda) Oji Fauzi. Anggota Polri yang kini menjabat sebagai Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Intelkam Polres Pangandaran ini pernah merasakan langsung pengalaman meliput berbagai peristiwa sebagai wartawan di wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

Pengalaman tersebut dijalaninya saat bertugas di Polda Jawa Barat pada 2016 hingga 2018. Selama kurang lebih dua tahun, Oji bergabung dengan salah satu media dan mengikuti berbagai kegiatan peliputan bersama rekan-rekan jurnalis.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Dalam obrolan santai di ruang kerjanya di Polres Pangandaran, Jum’at(25/9/2026), Oji menceritakan awal mula dirinya terjun ke dunia jurnalistik.

“Dulu saya ditawari oleh beberapa teman jurnalis untuk bergabung di salah satu media dan melakukan peliputan di setiap kegiatan,” ungkap Oji.

Menurutnya, pengalaman menjadi jurnalis memberikan banyak pelajaran berharga, terutama dalam memahami proses peliputan dan penulisan berita.

Selama menjalani profesi tersebut, ia juga berkesempatan menjalin hubungan dan belajar bersama sejumlah jurnalis yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) maupun Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Selain itu, Oji juga terlibat dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi penanganan berita hoaks bersama rekan-rekan media. Salah satu isu yang menjadi perhatian saat itu adalah berita bohong mengenai wisata Pantai Pangandaran.

Oji yang merupakan kelahiran Kabupaten Kuningan, Jawa Barat itu menegaskan, keputusannya menjadi jurnalis bukan bagian dari misi penyamaran ataupun tugas intelijen. Ketertarikannya lebih didorong oleh keinginan untuk mempelajari cara membuat naskah berita yang baik berdasarkan hasil peliputan di lapangan.

“Motivasinya sih, supaya bisa membuat naskah berita yang baik, hasil liputan di lapangan,” kata Oji.

Pengalaman tersebut menjadi kesempatan baginya untuk memahami dunia jurnalistik secara langsung, mulai dari mengikuti kegiatan peliputan hingga berinteraksi dengan para wartawan.

Seiring berjalannya waktu, Oji akhirnya memutuskan berhenti dari profesi jurnalis dan melanjutkan perjalanan kariernya di kepolisian. Kini, ia bertugas sebagai KBO Intelkam Polres Pangandaran.

Meski sudah tidak lagi aktif melakukan peliputan, Oji mengaku masih merindukan kebersamaan dengan rekan-rekan media yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengalamannya.

“Saya kangen dengan teman-teman (jurnalis). Karena kebersamaan dalam menjalankan tugas peliputan sangat kompak dan banyak pengalaman yang saya dapat dari mereka,” pungkasnya

example 325×300