Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Cek Penerima Bansos Oktober 2026 Bisa Lewat Ponsel, Ini Langkah dan Penjelasan Soal Desil

706
×

Cek Penerima Bansos Oktober 2026 Bisa Lewat Ponsel, Ini Langkah dan Penjelasan Soal Desil

Sebarkan artikel ini
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya tercatat sebagai penerima bantuan sosial dapat memanfaatkan layanan Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos). Foto::

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya tercatat sebagai penerima bantuan sosial dapat memanfaatkan layanan Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos). Proses pengecekan dapat dilakukan secara daring menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Berdasarkan informasi yang tersedia pada laman resmi cekbansos.kemensos.go.id pada Sabtu (10/10/2026), pengguna cukup memasukkan NIK sebanyak 16 digit beserta kode verifikasi yang ditampilkan sistem. Setelah itu, hasil pencarian dapat dilihat dengan menekan tombol “Cari Data”.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Data yang digunakan dalam layanan tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain menampilkan informasi terkait kepesertaan bantuan sosial, laman itu juga menyediakan keterangan mengenai kelompok kesejahteraan keluarga atau desil yang menjadi dasar penentuan sasaran program bantuan.

Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa hasil pencarian data penerima bansos tidak serta-merta menunjukkan bantuan sudah dicairkan. Informasi yang muncul hanya menunjukkan status data penerima, bukan kepastian dana telah masuk atau diterima.

Pengecekan dapat dilakukan melalui telepon seluler maupun komputer dengan mengikuti langkah berikut:

1.Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id.

2.Masukkan NIK sesuai KTP sebanyak 16 digit.

3.Isi kode verifikasi yang tampil di layar.

4.Apabila kode sulit dibaca, pengguna dapat memperbarui tampilan kode melalui ikon refresh.

5.Klik tombol “Cari Data” dan tunggu hasil pencarian muncul.

Kemensos mengimbau masyarakat memastikan NIK yang dimasukkan sudah benar agar proses pencarian berjalan lancar.

Salah satu informasi yang dapat dilihat melalui layanan Cek Bansos adalah kategori desil keluarga. Desil merupakan metode pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi rumah tangga.

Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik yang digunakan, hingga kepemilikan aset.

Secara nasional terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Kemensos menjelaskan bahwa keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 berpeluang diusulkan sebagai calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan Sembako. Namun demikian, status tersebut tidak berarti seluruh keluarga dalam kelompok tersebut otomatis menerima bantuan sosial.

Kategori desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi terbaru keluarga. Karena itu, masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pembaruan informasi.

Pengajuan dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun aplikasi Cek Bansos. Dalam prosesnya, warga perlu melampirkan data yang menggambarkan kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya.

Setelah dilakukan pengusulan perubahan, perhitungan desil akan diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan data terbaru yang tersedia.

Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengakses layanan melalui alamat resmi Kemensos serta menjaga keamanan data pribadi. Jangan pernah memberikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak yang mengaku dapat membantu proses pencairan bantuan sosial.

example 325×300