Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

H-1 Libur Natal Tahun 2025 Terpantau Peningkatan Volume Lalu Lintas Arus Mudik pada Gerbang Tol di Ruas Jabodetabek dan Jawa Barat

793
×

H-1 Libur Natal Tahun 2025 Terpantau Peningkatan Volume Lalu Lintas Arus Mudik pada Gerbang Tol di Ruas Jabodetabek dan Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Dalam rangka periode Libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 terus mengoptimalkan pelayanan operasional dan kesiapan petugas di lapangan.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,- Dalam rangka periode Libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 terus mengoptimalkan pelayanan operasional dan kesiapan petugas di lapangan. Berdasarkan hasil monitoring volume lalu lintas pada Rabu, 24 Desember 2025, terpantau peningkatan volume lalu lintas di sejumlah gerbang tol utama wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat dengan data sebagai berikut:

A. Lalu Lintas Jabodetabek
Tercatat sebanyak 210.214 kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara International Soekarno Hatta, arah Merak dan arah Puncak. Angka tersebut meningkat 11.55% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 188.441 kendaraan. Total lalin tersebut merupakan angka kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) yaitu GT Cengkareng (ke arah Bandara Internasional Soekarno Hatta), GT Benda Utama (ke arah Tangerang), GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak) dengan rincian sebagai berikut:

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

1. GT Cengkareng
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 9,08% atau sebanyak 85.278 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 78.181 kendaraan.

2. GT Benda Utama
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 15,07% atau sebanyak 30.346 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 26.372 kendaraan.

3. GT Cikupa
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak sebesar 6,49% atau sebanyak 52.308 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 49.120 kendaraan.

4. GT Ciawi 1
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 21,61% atau sebanyak 42.282 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 34.768 kendaraan.

B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung melalui GT Pasteur dan menuju Rancaekek melalui GT Cileunyi. Tercatat total sebanyak 64.204 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 14,46% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 56.092 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 79.185 kendaraan melintas, atau lebih tinggi 21,12% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 65.376 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:

1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 32.281 kendaraan menuju wilayah Rancaekek atau Garut melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 14,76% dari lalin normal yaitu sebanyak 28.129 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya yakni kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat 42.673 kendaraan atau naik sebesar 32,59% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.185 kendaraan.

2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (keluar) menuju Kota Bandung tercatat 36.512 kendaraan atau naik sebesar 10,01% dari lalin normal sebanyak 33.191 dan volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 31.923 kendaraan atau naik sebesar 14,16% dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.963 kendaraan.

Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) sebelum dan selama melakukan perjalanan pada periode arus lalu lintas Libur Nataru 2025/2026, karena hal tersebut salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran dan ketertiban perjalanan di jalan tol sekaligus meminimalisasi potensi terjadinya antrean di gerbang tol pada periode libur panjang akhir tahun dengan volume lalu lintas yang relatif tinggi

“Pada momen libur panjang akhir tahun, mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo e-toll mencukupi sejak sebelum berangkat hingga tiba di tujuan. Hal sederhana ini sangat berperan dalam mengurangi antrean di gerbang tol dan menjaga kelancaran arus lalu lintas,” ujar Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.

example 325×300