Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Dorong Daya Saing UMKM di Jawa Timur, Jasa Marga Gelar Bimbingan Teknis Pembinaan Sertifikasi Halal Bersama Brawijaya Multi Usaha

374
×

Dorong Daya Saing UMKM di Jawa Timur, Jasa Marga Gelar Bimbingan Teknis Pembinaan Sertifikasi Halal Bersama Brawijaya Multi Usaha

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab strategis perusahaan sebagai BUMN untuk menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,- PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan tersebut, Jasa Marga menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembekalan dan edukasi kepada mitra binaan mengenai Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang didukung oleh Representative Office (RO) 3 PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) ini merupakan bagian dari Program Pembinaan Sertifikasi Halal bagi UMKM Mitra Binaan Jasa Marga di Jawa Timur.

Hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Corporate Social Responsibility Department Head Jasa Marga Andina Rahmasari sebagai perwakilan manajemen Jasa Marga, Direktur Utama PT Brawijaya Multi Usaha Edi Purwanto, Dewan Pakar Pengembang Ekosistem Halal LPH Universitas Brawijaya Sucipto, dan Business Support Department Head RO 3 PT JTT Brahmo W. Sudibyo.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Program pembinaan melalui sertifikasi halal menjadi salah satu bentuk dukungan Jasa Marga dalam mendorong peningkatan kualitas, legalitas, dan daya saing produk UMKM agar mampu memperluas peluang pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Kegiatan Bimtek merupakan tahapan penting dalam proses pendampingan sertifikasi halal, khususnya untuk membantu UMKM memahami proses dan tahapan dalam pembuatan sertifikasi halal.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab strategis perusahaan sebagai BUMN untuk menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.

“Jasa Marga berkomitmen untuk dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui program sertifikasi halal ini, kami ingin mendampingi UMKM mitra binaan agar dapat naik kelas, memiliki daya saing yang lebih unggul, serta mampu menembus pasar yang lebih luas. Kami meyakini penguatan kapasitas pelaku usaha lokal akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” ujar Rivan.

Program pembinaan melalui sertifikasi halal tahun ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan Jasa Marga pada tahun-tahun sebelumnya di wilayah Jabotabek. Keberhasilan pembinaan UMKM di wilayah tersebut menjadi salah satu landasan bagi Jasa Marga untuk memperluas cakupan program ke wilayah lain, termasuk Jawa Timur. Untuk memastikan program berjalan optimal, Jasa Marga berkolaborasi dengan Brawijaya Multi Usaha selaku Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Brawijaya (LPH UB).

Sertifikasi halal tahun 2026 menyasar total 25 UMKM mitra binaan di Jawa Timur. Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan terstruktur ini telah dimulai sejak April 2026 yang diawali dengan tahap rapat koordinasi dan survei, serta asesmen pemenuhan persyaratan awal para peserta. Berdasarkan linimasa yang telah disusun, penyerahan sertifikat halal ditargetkan dapat terealisasi pada bulan Juli 2026.

Langkah fasilitasi dan bimbingan teknis ini sengaja dihadirkan Jasa Marga untuk menjawab kendala nyata yang kerap dihadapi pelaku UMKM, terutama terkait keterbatasan pemahaman terhadap proses teknis, persyaratan administratif, serta implementasi nyata dari penjaminan produk halal yang kini telah menjadi kewajiban regulasi nasional.

Selain pendampingan penyusunan Manual SJPH, rangkaian pembinaan sertifikasi halal ini juga mencakup proses edukasi, verifikasi dokumen, hingga pendampingan pemenuhan persyaratan sertifikasi halal secara menyeluruh. Dengan adanya program ini, Jasa Marga berharap UMKM Mitra Binaan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sinergi berkelanjutan seperti ini merupakan wujud nyata kontribusi Jasa Marga dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga mampu menciptakan fondasi ekonomi nasional yang tangguh, adaptif, serta berdampak luas bagi kesejahteraan sosial,” tutup Rivan.

Melalui sinergi erat bersama Brawijaya Multi Usaha, Jasa Marga berharap seluruh proses pemeriksaan kehalalan produk, pendaftaran melalui sistem Sihalal BPJPH, hingga pelaksanaan sidang fatwa produk dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat kemandirian ekonomi para mitra binaan serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

example 325×300