KORANPUBLIKA.CO.ID|Jakarta,- Pada hari Minggu, 04 Januari 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) masih mencatat peningkatan volume lalu lintas balik menuju Jabodetabek dan Jawa Barat dengan data sebagai berikut:
A. Lalu Lintas Jabodetabek
Volume lalu lintas yang kembali menuju Jabodetabek dari beberapa arah perjalanan yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, GT Cikupa dan GT Ciawi 2, Total tercatat sebanyak 176.333 kendaraan atau meningkat 3,22% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 170.826 kendaraan transaksi, dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Halim
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah kembali ke Jakarta sebesar 4,33% atau sebanyak 62.510 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 59.917 kendaraan.
2. GT Cikunir 6
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah kembali ke Jakarta sebesar 13,61% atau sebanyak 16.348 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 14.390 kendaraan.
3. GT Cikupa
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah kembali ke Jakarta sebesar 3,70% atau sebanyak 49.076 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 47.326 kendaraan.
4. GT Ciawi 2
Volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta sebanyak 48.399 kendaraan atau lebih rendah 1,61% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 49.193 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui GT Pasteur dan GT Cileunyi. Tercatat total sebanyak 70.511 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 5,23% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 67.009 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat sebanyak 36.579 kendaraan yang meninggalkan Rancaekek atau Garut sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di gerbang tol tersebut naik sebesar 12,29% dari lalu lintas normal yaitu sebanyak 32.575 kendaraan.
2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Bandung tercatat 33.932 kendaraan atau lebih rendah 1,46% dari lalu lintas normal sebanyak 34.434 kendaraan.
Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kerja sama yang diberikan, khususnya dalam mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran pelaksanaan operasional lalu lintas pada periode Nataru 2025/2026.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.
Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group wilayah Jabodetabek dan Bandung dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, antara lain Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, situs www.jasamarga.com, serta One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080.
















