Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Halal Bihalal Sekwan Lintas Generasi, Buky Wibawa Tekankan Pentingnya Kepribadian dan Marwah DPRD Jabar

654
×

Halal Bihalal Sekwan Lintas Generasi, Buky Wibawa Tekankan Pentingnya Kepribadian dan Marwah DPRD Jabar

Sebarkan artikel ini
Para “nakhoda” Sekretariat DPRD (Sekwan) lintas generasi berkumpul dalam acara Halal Bihalal untuk mempererat tali silaturahmi.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Bandung,- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (31/3/2026). Para “nakhoda” Sekretariat DPRD (Sekwan) lintas generasi berkumpul dalam acara Halal Bihalal untuk mempererat tali silaturahmi.

Hadir dalam kesempatan tersebut para mantan Sekretaris DPRD Jabar periode 2010–2025, di antaranya Drs. HM. Hatta Eddiyana, Hj. Ida Hernida, Drs. Daud Achmad, Ir. H. Toto Muhammad Toha, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, serta Drs. H. Barnas Adjidin. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sekwan saat ini, Dr. H. Dodi Sukmayana, bersama jajaran keluarga besar PWRI dan karyawan Sekretariat DPRD Jabar.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para mantan Sekwan. Menurutnya, mereka adalah sosok yang sudah teruji dalam mengorkestrasi 120 anggota dewan dengan beragam orientasi dan cara pandang.

“Menjadi Sekwan itu tidak mudah. Para mantan Sekwan ini sudah paham betul rasanya,” ujar Buky.

Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin bukan hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, melainkan juga oleh kepribadian. “Pemimpin harus punya likeability, harus bikin ngangenin. Kalau kita dirindukan orang, itu tandanya kepribadian kita menarik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Buky juga menyinggung soal marwah lembaga. Menurutnya, menjaga marwah DPRD bukan berarti harus selalu berkonfrontasi dengan eksekutif di ruang publik. “Marwah itu ketika saya mampu mengharmonikan hubungan antara DPRD dan eksekutif. Tujuannya sama, untuk masyarakat,” tegasnya.

Buky menuturkan, ia lebih memilih berkomunikasi langsung dengan Gubernur jika ada hal penting, ketimbang mengumbar ego di media sosial. “Saya tidak merasa harus ada ‘dua matahari’. Yang penting tugas melayani anggota dewan berjalan, dan hubungan dengan Gubernur tidak kontraproduktif,” ujarnya.

Meski menjabat sebagai pimpinan legislatif Jawa Barat, Buky mengaku tetap ingin menjaga kesederhanaan. Ia enggan dikawal ketat atau mengikuti protokoler berlebihan. “Saya tidak betah diikuti ajudan terus-menerus. Hari ini pun saya tidak pakai patwal. Saya ingin posisi ini tidak mengubah pribadi saya,” ungkapnya.

Acara Halal Bihalal ini menjadi ajang nostalgia sekaligus pembelajaran bagi generasi penerus di lingkungan DPRD Jabar. Buky berharap memori positif yang ditinggalkan para senior Sekwan dapat menjadi inspirasi. “Setiap pimpinan memberikan warna dan kenangan. Semoga silaturahmi ini terus terjaga, dan kita semua diberi kesehatan lahir dan batin,” pungkasnya.

example 325×300