KORANPUBLIKA.CO.ID|Tasikmalaya,- Sebuah truk tangki trailer bernopol B 9750 TEJ gagal menyalip kendaraan di depan saat Jalan menikung Truk terguling masuk ke jurang sebelah kiri jalan di Kampung Cingere, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya.
Peristiwa terjadi sekitar jam 09.00 WIB. Truk tangki itu melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dengan muatan biofame B50 dengan tujuan Depo Pertamina Tasikmalaya
Tiba di turunan dan jalan menikung truk terguling di Kampung Cingere, Desa Cibahayu, truk diduga hilang kendali.
“Kejadiannya pagi tadi, sopirnya selamat, tapi ada luka-luka,”kata Agus pengendara mobil carry, Jumat 28 Agustus 2026.
“Sepertinya hilang kendali, pada saat menikung truk berusaha mendahului kendaraan lain di depannya,”ujar Agus.

Sebelum terguling dan masuk ke jurang, camera mobil saya dibelakang sempet merekam detik-detik mobil truk terguling ke kiri dan mengenai pohon jati yang ada disamping kiri jalan.
Parahnya, sebatang pohon mahoni besar sebesar perut kerbau sampai tumbang dihajar bodi truk.
“Itu ada pohon mahoni besar di pinggir jalan, sebesar perut kerbau, sampai roboh, truk terguling ke jurang dalam posisi miring,”ucap Agus
Posisi akhir truk mengenaskan. Bodi miring masuk ke dasar jurang. Tangki masih utuh, tapi evakuasi dipastikan bakal alot.
Kapolsek Kadipaten Iptu Sandi Suardani membenarkan kejadian tersebut. Lokasi tepatnya di Jalan Raya Kadipaten, Kampung Cingere, Desa Cibahayu.
“Terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal sekira Pagian. TKP di Jalan Raya Kadipaten, tepatnya di Kampung Cingere, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya,” kata Sandi.
Hasil olah TKP sementara, kecelakaan dipicu gagal menyalip dengan jalan menikung ke kiri.
“Kronologisnya truk tersebut melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, setibanya di TKP kendaraan truk hendak menyalip kendaraan didepan dengan Jalan menikung hingga hilang kendali dan terguling,”kata Sandi.

Truk yang dikemudikan itu berjenis trailer tangki pengangkut biofame B50. Muatan tergolong rawan, tapi untungnya tidak terjadi kebocoran maupun ledakan.
Iptu Sandi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir hanya mengalami luka-luka ringan dan sudah ditangani.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,”tegasnya.
Hingga Jumat siang bangkai truk tangki masih bertengger di dasar jurang. Petugas masih menunggu datangnya kendaraan derek berat untuk mengevakuasi. Arus lalu lintas sempat tersendat karena banyak warga menonton.
Polisi mengimbau pengendara, khususnya truk besar, untuk ekstra hati-hati saat melintas Gentong. Cek rem, jaga jarak, dan jangan memaksakan mendahului di tikungan, ” himbaunya.









