Scroll ke Bawah Membaca Artikel
DaerahEkonomiNasionalNewsRagam

Dies Natalis Politeknik AUP ke-64, Ketum Koral AUP Soroti Tantangan Perikanan Berkelanjutan

733
×

Dies Natalis Politeknik AUP ke-64, Ketum Koral AUP Soroti Tantangan Perikanan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Korps Alumni Ahli Usaha Perikanan (Koral AUP) Jakarta, H. Jeje Wiradinata.

KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,- Ketua Umum Korps Alumni Ahli Usaha Perikanan (Koral AUP) Jakarta, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) ke-64.

Dalam momentum tersebut, Jeje mengajak seluruh civitas akademika dan alumni Politeknik AUP untuk merefleksikan berbagai tantangan yang dihadapi sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Scroll ke Bawah Terus Membaca Artikel
Example 300x600
Advertorial

Peringatan Dies Natalis Politeknik AUP tahun ini mengusung tema “Green Campus, Blue Food, and Sustainable Fisheries”. Jeje menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi sektor perikanan saat ini.

Namun, menurutnya, semangat keberlanjutan tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk tema atau slogan. Diperlukan komitmen serta langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan.

Jeje menyoroti praktik eksploitasi sumber daya laut secara berlebihan atau overfishing, serta kegiatan budidaya yang tidak memperhatikan aspek lingkungan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan serius bagi masa depan sektor perikanan nasional.

“Kita tahu eksploitasi perikanan, penangkapan yang jor-joran, serta budidaya yang tidak mengindahkan lingkungan tentu kita rasakan dampaknya sekarang. Kita bukan lagi negara pengeksport produk perikanan nomor satu, padahal laut kita begitu luas dan pantai kita sangat panjang,” ujar Jeje, Senin, 7 September 2026.

Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya kelautan harus dilakukan secara bijak agar potensi laut Indonesia tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus terjaga kelestariannya.

Sebagai alumni, Jeje berharap Politeknik AUP terus konsisten melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan sektor perikanan yang maju sekaligus berkelanjutan membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh dan memiliki pemahaman terhadap pengelolaan sumber daya laut secara bertanggung jawab.

Jeje juga menilai kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pimpinan Politeknik AUP, serta jaringan alumni menjadi bagian penting dalam mewujudkan sektor perikanan Indonesia yang lebih maju.

“Membangun sektor perikanan yang maju dan berkelanjutan bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan kebersamaan dan kolaborasi, target tersebut optimistis dapat dicapai,” katanya.

Jeje mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Dies Natalis ke-64 sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan.

“Laut adalah sumber kehidupan. Dengan kebersamaan antara jajaran pejabat KKP, pimpinan Politeknik AUP, dan seluruh alumni, mari kita bersama-sama membangun perikanan Indonesia yang jaya,” pungkasnya.

example 325×300