KORANPUBLIKA.CO.ID|Pangandaran,– Nelayan berbondong-bondong mendatangi tempat pelelangan ikan (TPI) KUD Minasari untuk menjual ikan dan udang hasil tangkapannya di laut.
Berbeda dari hari-hari sebelumnya, kini TPI KUD Minasari yang berada kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran menjadi pusat para nelayan melakukan transaksi penjualan ikan dan udang antara nelayan, petugas TPI dan para bakul.
Basir, nelayan asal Parapatan, Desa Pangandaran mengatakan, hasil tangkapan udang pada hari Kamis kemarin cukup belimpah. Menurut dia, untuk sekali melaut bisa mencapai 4 kwintal lebih yang dijual melalui TPI Minasari dengan harga Rp9.000 per Kilogram.
“Sebelumnya sih sepi. Tapi sekarang sedang ramai udang cenang. Hasilnya juga lumayan banyak,” ujar Basir, Jum’at, 2 Oktober 2026.
Dirinya berharap, hasil tangkapannya di laut terus berlimpah, sehingga bisa menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, di September ini, raman atau transaksi mencapai Rp6 Miliar lebih, jauh dibandingkan sebelumnya, hanya mencapai sekitar Rp2 Miliar lebih.
“Satu rekor yang luar biasa. Tentu ini sesuatu yang baik, sesuatu yang bagus,” ucap Jeje
Kata Jeje, ini menggambarkan bahwa inilah kegiatan nelayan, dan dirinya bisa menghitung berapa pendapatan nelayan. Kemudian antusias nelayan untuk bertransaksi di KUD Minasari sangat tinggi, dari Rp2 Miliar naik menjadi Rp6 Miliar.
“Jelas ini satu lompatan yang siginifikan,” ujarnya.
Saat ini dirinya sedang menghitung, dari hasil tangkapan di laut yang signifikan hingga Rp6 Miliar tersebut untuk kesejahteraan nelayan seperti apa.
“Nah ini yang sedang saya evaluasi,” ujarnya. Satu bulan ini saya memasok perkembangan harga,” ujarnya.
Jeje mengatakan, hasil tangkapan kali ini didominasi oleh ikan layur, bawal putih dan hitam, tengiri dan beberapa jenis udang, termasuk salah satunya udang tiger.
“Insya Allah, tentu ini akan berjalan dengan baik. Suara nelayan, suara bakul, kita dengar dan itu menjadi acuan kita,” kata Jeje.













